Sukses Lakukan Beragam Transformasi, PTPN V Dianugerahi The Best SOE 2022
PTPN V berhasil meraih penghargaan prestisius sebagai anak perusahaan perkebunan BUMN terbaik atau The Best State Owned Enterprise (SOE) tahun 2022.
"Bahwa perubahan itu adalah keniscayaan. Perbaikan dan perubahan harus dilakukan bersama, bergerak bersama. PTPN V harus berubah untuk menjadi perkebunan sawit terbaik di Indonesia," ujarnya.
Tak jarang, ia mengatakan diawal-awal dirinya harus tegas dan keras bahkan dianggap bertangan besi untuk mengusung perubahan menuju perbaikan. Rewards dan punishment menjadi salah satu caranya. Bahkan, tak sungkan ia mempersilakan karyawan yang tak sejalan dengan semangat perbaikan untuk mundur teratur. Di tahun 2019-2020 saja lebih dari 100 karyawan mendapatkan konsekuensi berat akibat melanggar aturan ataupun tata kelola yang berlaku.
Hingga akhirnya, PTPN V kini menjelma menjadi salah satu anak perusahaan BUMN yang diperhitungkan, termasuk didapuk sebagai SOE 2022.
Untuk itu, Jatmiko Santosa mengatakan bahwa penghargaan ini ia persembahkan kepada segenap karyawan PTPN V yang tanpa lelah terus semangat terlibat aktif beragam transformasi dan melakukan beragam perbaikan selama tiga tahun terakhir.
"Penghargaan ini saya dedikasikan kepada seluruh karyawan PTPN V. Semangat, tekad, komitmen, dan kerja keras teman-teman semua adalah kunci utama transformasi yang kita lakukan bersama selama tiga tahun terakhir ini. Terimakasih," kata Jatmiko.
Jatmiko yang menakhodai PTPN V sejak medio 2019 sukses membawa perusahaan sawit di Riau itu memecahkan rekor operasional dan rekor finansial secara berturut-turut itu menyatakan selalu ada ruang perbaikan yang dapat dikembangkan.
Sebagai salah satu dari 14 anak perusahaan Holding Perkebunan, PTPN V memang bergerak lincah dalam tiga tahun terakhir dengan berbagai terobosan baik on farm maupun off farm. Ragam perbaikan tersebut selaras dengan semangat transformasi yang dibawa Menteri BUMN, Erick Thohir selama kurun waktu tiga tahun terakhir.
Kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, baik sesama PTPN, BUMN lain hingga swasta, termasuk dengan memperkuat petani sawit yang jumlahnya sangat besar di Riau menjadi bagian dari strategi transformasi PTPN V.
Tercatat berbagai kolaborasi PTPN V menjadi stimulus bagi perusahaan penghasil CPO ini memiliki segudang ‘gelar’. Contohnya kerjasama dengan BRIN yang mendorong PTPN V untuk menggesa pembangunan Biogas secara swadaya, hal ini kemudian menasbihkan PTPN V sebagai perusahaan perkebunan negara yang terbesar dalam pengelolaan energi terbarukan.
Selanjutnya kolaborasi bersama pemerintah daerah, BPDPKS, dan Himbara dalam mengelola sawit rakyat, yang membuat PTPN V sebagai perusahaan offtaker peremajaan sawit rakyat terluas di Indonesia saat ini.
Begitu juga sinergi dengan PPKS dalam upaya penyediaan bibit sawit unggul bersertifikat bagi petani swadaya dan menjadikan PTPN V sebagai satu-satunya BUMN perkebunan yang berhasil menyalurkan lebih dari 1,4 juta bibit unggul bersetifikasi ke lebih 5.000 petani dalam kurun satu tahun terakhir. Kemudian, sinergi lainnya yang turut memberi value added yang signifikan semisal KSO kebun Kopi bersama PTPN XII dan kerja sama PLN yang memberikan nilai efisiensi bahan bakar dalam jumlah besar.
"Transformasi Pak Erick Thohir menjadi panutan bagi kami untuk terus menggelorakan semangat perubahan ke seluruh lini perusahaan. Kami beruntung, berbagai inisiasi dan niat baik untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam melakukan perbaikan, selalu mendapatkan dukungan dari Pemegang Saham. Semoga dampak positif yang dihasilkan semakin optimal, sehingga harapan kita dapat menjadi bagian Indonesia yang bangkit lebih cepat pulih lebih kuat segera terwujud. Ini sudah tugas kita sebagai abdi negara," tutupnya.
Dalam setiap kesempatan, Jatmiko selalu berpesan bahwa transformasi adalah kunci untuk menghadapi beragam perubahan. Sementara perubahan sendiri adalah sebuah keniscayaan yang tak mungkin terhindarkan.
Ia menuturkan semangat perubahan yang diusung Menteri BUMN, Erick Thohir turut menjadi stimulus akan penciptaan keunggulan kompetitif di bidang SDM dan penerapan Teknologi 4.0 serta impelementasi Operating Excellence, Precision Farming, Commodity Re-focused, dan Cost Efficiency. Seluruh Grand Strategy ini diakselerasi melalui semangat transformasi digital, transformasi human capital, serta penerapan good corporate governance.
Alhasil, dalam tiga tahun terakhir, ragam inovasi dan kebijakan yang telah ditempuh menjadi cikal bakal munculnya beragam inovasi berbasis digitalisasi, mulai dari Sawit Rakyat Online, Dekarbonisasi, Digitalisasi, NBEX, Millena, Olidos, Intank yang seluruhnya menjadi program pionir PTPN V dan telah diterapkan sejumlah anak perusahaan di bawah Holding Perkebunan.
"Kami di PTPN V percaya bahwa industri kelapa sawit bukan hanya terbatas pada komoditas strategis dan prospektif untuk meningkatkan ekonomi, melainkan juga berbasis lingkungan. Untuk itu, PTPN V berkomitmen menjalankan bisnis secara berkelanjutan dan menjadikan green energy sebagai bagian dari perjalanan perusahaan.(rls)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pln-dapat-pengharagaan-lagi.jpg)