Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pelaksanaan 2nd Northern Sumatera Forum di Medan Sukses

Malam apresiasi dan penutupan kegiatan 2nd Northern Sumatera Forum (NSF) berlangsung dengan sukses dan meriah, Jumat malam.

Penulis: Alex | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com/Alexander
Penutupan kegiatan 2nd Northern Sumatera Forum menghadirkan penampilan Lebah Begantong. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Malam apresiasi dan penutupan kegiatan 2nd Northern Sumatera Forum (NSF) berlangsung dengan sukses dan meriah, Jumat (28/10/2022) malam.

Selain makan malam bersama dan suguhan tarian daerah, acara itu juga dimeriahkan dengan penampilan kelompok musik tradisional, Lebah Begantong, yang sempat viral beberapa waktu lalu.

Kontraktor Kontrak Kerjasama Satuan (KKKS) Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumatera Bagian Utara mengapresiasi kehadiran sejumlah kepala daerah dalam kegiatan 2nd Northern Sumatera Forum (NSF) yang diselenggarakan di Kota Medan Sumatera Utara, pada 27 dan 28 Oktober 2022 tersebut.

Pimpinan KKKS Wilayah Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus mengatakan, hadirnya beberapa gubernur, wali kota dan sejumlah bupati menjadi dukungan yang luar biasa bagi pihaknya, dan menjadi motivasi untuk pelaksanaan kegiatan selanjutnya.

"Kehadiran gubernur merupakan penghargaan luar biasa bagi kami. Akan kami teruskan semangat ini. Kegiatan ini akan kita lakukan evaluasi untuk perbaikan kedepannya," kata Rikky saat konferensi pers jelang penutupan kegiatan 2nd NSF, di Hotel Adimulia, Medan.

Ia juga tidak lupa menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada para panitia yang sudah menyukseskan kegiatan tersebut.

"Kegiatan ini berhasil sukses dengan baik, berkat panitia yabg sudah berjibaku sejak bebrrapa bulan jelang kegiatan ini diselenggarakan. Karena itu, saya berikan apresiasi kepada panitia secara keseluruhan," imbuhnya.

Hasil dari kegiatan kali ini dikatakan Rikky mendapatkan sejumlah komunikasi dan pembahasan yang cukup menggembirakan, terutama dalam menunjang kinerja dan proses percepatan target produksi 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari, pada tahun 2030 mendatang.

Salah satunya dikatakan Rikky adalah terkait adanya komunikasi yang kurang pas dalam perizinan, sehingga seringkali terjadi saling menunggu antara pihak pemerintah dengan KKKS, yang menyebabkan proses perizinan lebih lama.

Untuk kedepannya, pihak pemerintah dan juga KKKS akan lebih aktif lakukan komunikasi dan akan segera dikoordinasikan jika ada kekurangan klausul.

"Kami harapkan kedepan komunikasi bisa semakin lancar dan kita bersama pemerintah daerah menyatukan persepsi dalam mencapai cita-cita emas bersama," ujarnya.

Ketua Panitia 2nd NSF, Sukamto Thamrin dalam kesempatan itu mengatakan, pihaknya berharap, kegiatan tersebut bisa memberikan dampak positif terutama dalam produksi Migas kedepannya.

Tidak hanya itu, keberadaan KKKS di wilayah operasional masing-masing juga diharapkan dapat terus membantu masyarakat sekitar, sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Salah satunya melalui pembinaan UMKM yang juga sempat diboyong oleh sejumlah KKKS untuk mengikuti pameran dalam kegiatan itu. Ada yang berupa produk batik, makanan, minuman, craft, dan lainnya.

Sementara itu, pada malam penutupan berlangsung meriah. SKK Migas dan KKKS juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada gubernur, yakni Gubernur Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat dan Riau.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved