Berita Pelalawan
Progres Fisik 50 Persen, Kadis PUPR Pelalawan Optimis Proyek 2022 Tuntas Meski Tinggal 50 Hari Lagi
Selain berpacu dengan waktu, cuaca saat ini curah hujan yang tinggi menjadi ancaman berikutnya bagi kontraktor pelaksana maupun pihak dinas.
Penulis: johanes | Editor: CandraDani
TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Masa penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pelalawan tahun 2022 kurang dari dua bulan lagi untuk proyek fisik atau pembangunan fisik.
Padahal masih banyak program dan proyek pembangunan fisik yang belum tuntas saat ini.
Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki proyek dan anggaran besar tengah mengebut proses pengerjaannya, khususnya proyek bersifat bangunan atau pembangunan fisik.
Padahal waktu penggunaan anggaran tinggal sedikit lagi untuk mengejar kekurangan volume pekerjaan, seperti proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Beberapa item pekerjaan bangunan, jalan, jembatan, box culvert, dan lainnya belum menunjukkan hasil menggembirakan.
Belum lagi cuaca saat ini curah hujan yang tinggi menjadi ancaman berikutnya bagi kontraktor pelaksana maupun pihak dinas.
Terkait hal ini, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Pelalawan, Joko Sutiardi ST saat dikonfirmasi menerangkan, sampai saat ini semua pekerjaan fisik masih berjalan sesuai rencana.
Seperti beberapa paket proyek jalan dan base, pembangunan jembatan, pembuatan gorong-gorong maupun boxculvert, pembangunan gedung dan kantor serta lainnya.
Secara keseluruhan volume pekerjaan diperkirakan masih setengah dari kontrak.
"Jika dihitung-hitung secara global, saat ini sudah 50 persen progresnya untuk proyek yang besar. Kalau yang kategori kecil, pasti tuntas," terang Joko Sutiardi kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (10/11/2022).
Joko Sutiardi mengaku pihaknya masih optimis seluruh pekerjaan proyek yang sedang berjalan akan tuntas menjelang akhir tahun 2022, jelang masa penggunaan APBD ditutup.
Walaupun paket pekerjaan yang besar belum menunjukkan progres yang meyakinkan, Dinas PUPR tetap berupaya menyelesaikan semua paket pekerjaan.
Tim dari Dinas PUPR rutin memanggil dan mengingatkan para pihak terkait seperti kontraktor, pengawas, serta petugas lapangan agar mengejar ketertinggalan sesuai dengan sisa waktu.
Ia tidak menampik cuaca hujan jelang akhir tahun ini menjadi kendala tersebar yang dihadapi dalam menyelesaikan pekerjaan di lapangan.
Khususnya pekerjaan yang dilaksanakan di alam terbuka tentu akan sangat menggangu para pekerja menyiapkan tugasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pembangunan-box-culvert-di-jalan-said-abdul-jaafar-pangkalan-kerinci.jpg)