Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ada Kemungkinan Satu Keluarga yang Tewas di Kalideres Sengaja Diracun

Kali Dokter Forensik, dr Ferryal Basbeth mengaku ragu jika satu keluarga yang tewas ini karena kelaparan, ada kemungkinan diracun

ISTIMEWA
Dua Petugas berseragam Hazmat berada di kamar rumah satu keluarga yang tewas di Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat pada Sabtu (12/11/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Banyak pihak yang masih bertanya-tanya dan tidak merasa percaya dengan kematian keluarga di Kalideres.

Kondisi keluarga yang dinilai berada, terasa janggal kalau harus meninggal dengan cara begitu.

Kali Dokter Forensik, dr Ferryal Basbeth mengaku ragu jika satu keluarga yang tewas ini karena kelaparan.

Bahkan, dr Ferryal Basbeth menduga jika satu keluarga yang tewas ini karena diracun.

Seperti diketahui, misteri tewasnya satu keluarga di Perumahan Citra Granden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat hingga saat ini masih belum terungkap.

Sementara itu dr Ferryal Basbeth mengatakan bahwa ia yakin kasus kematian ini bukan karena kelaparan.

Ia pun menduga bahwa ada anggota keluarga yang sengaja membunuh saudaranya lalu akhirnya memilih mengakhiri hidup.

"Kalau kita lihat dari kasus ini, ini kan memang family sight, artinya memang pelaku pembunuhannya itu ada di dalam keluarga itu. Jadi bisa jadi setelah dia membunuh satu rumah, kemudian dia bunuh diri," ungkapnya dilansir dari Youtube tvOneNews, Selasa (15/11/2022).

Dirinya pun mengatakan, lambung keempat mayat itu kosong saat autopsi tidak serta merta menyimpulkan bahwa mereka mati kelaparan.

"Kalau kita lihat kapan sih tetangga terakhir melihat orang-orang yang ada di keluarga itu, misalnya secara utuh tidak satu aja yang kelihatan tetapi beberapa juga ada yang melihat," jelas dia.

Sebab menurut dia, seseorang yang tewas karena kelaparan itu membutuhkan waktu.

"Nah orang untuk mati kelaparan itu perlu waktu, karena ada orang yang koma saja dan tidak diberi apa-apa tanpa infus bisa meninggal dalam waktu 7 hari, tidak diberi makan dan minum, itu pun 7 hari mayat itu tidak busuk," urainya.

Ia menegaskan, perlu dilakukan investigasi mendalam termasuk kapan terakhir kali tetangga melihat para korban.

Soal penyebab kematian, ia pun menduga mereka bukan kelaparan tapi bisa jadi karena racun.

"Kemudian kalau dugaan saya bisa jadi racun, racun itu bisa masuk dari bermacam-macam, ini dugaan yang perlu kita lihat," tambahnya

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved