UPDATE Keluarga Tewas di Kalideres: Ada Buku Berbagai Agama & Mobil yang Dijual
Sehingga, penyidik bisa mengetahui apakah ada bacaan atau ajaran tertentu yang memang dikaji dan dipelajari oleh para korban.
Benny turut menyampaikan bahwa penyidik menemukan buku-buku agama di TKP.
Hal ini, kata Benny, perlu diselidiki lebih dalam oleh para penyidik.
Menurut Benny, penyidik perlu menyelidiki buku-buku tersebut dengan memeriksa setiap coretan yang mungkin sengaja digariskan oleh anggota keluarga tersebut.
"Ada yang menarik menurut saya. Karena di TKP juga ditemukan buku-buku berbagai macam agama, kemudian buku-buku bacaan. Ini menurut kami penyidik perlu mendalami," papar Benny.
Sehingga, penyidik bisa mengetahui apakah ada bacaan atau ajaran tertentu yang memang dikaji dan dipelajari oleh para korban.
Kesaksian tukang jamu langganan korban
R, tukang jamu langganan keluarga yang tewas misterius itu, mengaku sempat bertemu langsung dengan mereka dua bulan lalu.
Kala itu R bertemu dengan Rudyanto Gunawan (68) dan anaknya, Dian (40).
Keduanya tampak jalan bersama.
Namun, R merasa janggal karena mereka hanya terdiam. Padahal, Dian dikenal sebagai pribadi yang ramah di mata R.
"Dian jalan dari sini (arah pasar). Dia jalan kaki sama bapaknya bawa kresek item jalan," kata R ditemui tak jauh dari TKP, Selasa.
"Terus tukang bubur nanya ke saya, 'Itu Dian kan, Mba?' Iya kata saya. Kok diem aja ya, biasanya kan dia negor," ucap R menirukan percakapannya dengan tukang bubur kala itu.
Dian juga tampak berbeda beberapa waktu belakangan. Perempuan yang tadinya bertubuh gemuk itu, kata R, menjadi lebih kurus.
R juga mengatakan baru pertama kali melihat keluarga Dian pergi dengan berjalan kaki.
"Biasanya mereka keluar itu enggak pernah jalan. Mereka selalu bawa mobil atau enggak motor. Dan baru kali itu lihat dia jalan, Dian sama Bapaknya," sebut R.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Satu-keluarga-di-Citra-Garden-Kalideres-Jakarta-Barat-ditemukan-tewas.jpg)