Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Potret Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Kini, identitas bahkan tampang pelaku telah teridentifikasi melalui pemeriksaan sidik jari terhadap jenazah pelaku dan face recognition.

ist / Tribunnews
Sosok Agus Sujatno Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Diduga Gunakan Bom TATP. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kantor Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat mendapat serangan bom bunuh diri.

Aksi ini memakan korban jiwa seorang anggota polisi tewas.

Juga pelaku bom bunuh diri yang telah teridenifikasi bernama Agus Sujatno.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung ke lokasi, ia menyebutkan pelaku merupakan mantan narapidana terorisme.

Tak lama setelah kejadian, kepolisian bertindak cepat melakukan penyelidikan di TKP.

Tak butuh waktu lama bagi polisi menemukan identitas pelaku meski tubuhnya rusak akibat ledakan bom.

Kini, identitas bahkan tampang pelaku telah teridentifikasi melalui pemeriksaan sidik jari terhadap jenazah pelaku dan face recognition.

Kini, beredar tampang pelaku bom disebut-sebut bernama Agus Sujatno di media sosial.

Dalam foto yang beredar, menampilkan sosok pria diduga pelaku berfoto formal berlatar belakang biru.

"Dari hasil pemeriksaan sidik jari, identik menyebutkan bahwa identitas pelaku adalah Agus Sujatno atau Abu Muslim, yang bersangkutan pernah ditangkap karena peristiwa bom Cicendo dan sempat dihukum 4 tahun," ujar Listyo saat jumpa pers di lokasi kejadian, Rabu (7/12/2022).

Pelaku Agus Sujatno memiliki nama samaran yakni Abu Muslim.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mengungkap pelaku masih terafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung.

Agus sempat dipenjara karena terlibat dalam bom panci di Cicendo, Kota Bandung pada 2017 dan bebas pada 2021.

"Pada September 2021 yang bersangkutan bebas, tentunya kegiatan yang bersangkutan kita ikuti," katanya.

Selama menjalani hukuman di Lapas Batu Nusakambangan, kata dia, masih susah diajak bicara dan saat bebas, pelaku masih masuk ke dalam kategori merah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved