Selasa, 21 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Perang Rusia vs Ukraina

Semua Bantuan Peralatan Perang dari AS untuk Ukraina Hancur Berkeping-keping oleh Rusia

Semua bantuan peralatan perang dari AS untuk Ukraina hancur berkeping-keping oleh Rusia . Korea Utara berikan dukungan tegas ini

Editor: Budi Rahmat
tangkap layar youtube
Ilustrasi . Korut sebut Rusia akan hancurkan semua bantuan peralatan dari AS 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tegas , Korea Utara menyebutkan Amerika Serikat terus meningkatkan upayanya untuk menghancurkan Rusia .

Itu ditujukkan dengan terus mengirim peralatan perang ke Ukraina . Dengan kenyataan itu sama saja AS terus membangunkan Rusia untuk terus mengambil tindakan militer .

Hal yang kemudian akan membuat semua bantuan AS akan menjadi sisa-sia . Sebab , Rusia juga akan menghancurkannya berkeping-keping

Baca juga: 10 Warga Sipil Tewas, Berikut Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-339

Hal itu disampaikan oleh adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yakni Kim Yo Jong

"Saya tidak ragu bahwa perangkat keras militer apa pun yang dibanggakan AS dan Barat akan hancur berkeping-keping di hadapan semangat juang yang tak tergoyahkan dan kekuatan tentara dan rakyat Rusia yang heroik ' ujarnya

Ya , Korea Utara telah bersumpah bahwa setiap senjata yang dikirim Amerika Serikat ke Ukraina untuk membantu perang melawan Rusia akan "dibakar berkeping-keping" dalam omelan di layar.

Adik Kim Jong-un, Kim Yo Jong menyebut invasi Rusia sebagai "perang proksi" yang ditujukan untuk menghancurkan Rusia.

Negara rahasia dan terisolasi itu sekarang memiliki hubungan yang semakin dalam dengan Rusia atas invasinya ke Ukraina, The Mirror melaporkan.

Baca juga: Padahal Lagi Perang, Para Pejabat Ukraina Malah Korupsi, Zelensky Rombak Kabinetnya

Korea Utara juga menyalahkan perang di Ukraina ke Amerika Serikat, dengan mengatakan bahwa "kebijakan hegemonik" Barat mengharuskan Rusia untuk mengambil tindakan militer demi keamanan.

Kim Yo Jong mengklaim bahwa pemerintahan Biden mengirimkan tank tempur utama ke Ukraina "lebih jauh melewati garis merah".

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa keputusan itu adalah bagian dari "niat jahat untuk mewujudkan tujuan hegemoniknya dengan memperluas perang proksi untuk menghancurkan Rusia."

Dia menyatakan: “AS adalah penjahat kelas kakap yang menimbulkan ancaman dan tantangan serius bagi keamanan strategis Rusia dan mendorong situasi regional ke fase kuburan saat ini.

Dia juga menjelaskan bahwa Korea Utara akan selalu “berdiri di parit yang sama” dengan Rusia.

Pada saat yang sama ketika perang di Ukraina berkecamuk, Korea Utara tampaknya telah menggunakan gangguan tersebut untuk mempercepat pengembangan senjatanya sendiri, dengan menguji coba lebih dari 70 rudal pada tahun 2022 saja, termasuk senjata berkemampuan nuklir yang diyakini dapat menargetkan Korea Selatan. dan daratan AS.

Baca juga: Korea Utara Tembakkan 3 Rudal Balistik ke Arah Laut Jepang di Akhir Tahun 2022

Amerika Serikat telah menuduh Korea Utara mengirimkan sejumlah besar peluru artileri dan amunisi lainnya ke Rusia untuk mendukung serangannya di Ukraina, meskipun Korea Utara telah berulang kali membantah klaim tersebut.

Komentar Kim Yo Jong, yang disiarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea resmi, muncul setelah Presiden AS Joe Biden pada hari Rabu mengatakan bahwa Amerika Serikat akan mengirim 31 tank M1 Abrams ke Ukraina.

Ini membalikkan argumen berbulan-bulan oleh Washington bahwa mereka terlalu sulit untuk dioperasikan dan dipelihara oleh pasukan Ukraina.

Keputusan AS mengikuti kesepakatan Jerman untuk mengirim 14 tank Leopard 2 A6 dari stoknya sendiri.

Korea Utara adalah satu-satunya negara selain Rusia dan Suriah yang mengakui kemerdekaan Donetsk dan Luhansk, dua wilayah separatis yang didukung Rusia di Ukraina timur, dan juga mengisyaratkan rencana untuk mengirim pekerja ke sana untuk membantu upaya pembangunan kembali. (*)

( Tribunpekanbaru.com / Budi R )

Baca juga: Rusia Sebut Bantuan Tank NATO ke Ukraina Tidak Akan Mengubah Situasi Perang

Baca juga: Jerman Tak Izinkan Sekutu Jadikan Tank Leopard Buatannya Perangi Rusia di Ukraina

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved