IWAPI Pekanbaru Ajarkan Cara Buat Sabun dan Pewangi Pakaian ke Warga Lapas
IWAPI Kota Pekanbaru bekerjasama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Pekanbaru mengadakan pelatihan pembuatan sabun cuci piring
TRIBUNPEKANBARU, PEKANBARU - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Pekanbaru bekerjasama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Pekanbaru mengadakan pelatihan pembuatan sabun cuci piring dan pewangi pakaian, Kamis (16/2)
Pelatihan ini diberikan kepada para warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru.
Kegiatan pelatihan ini diadakan oleh IWAPI sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT IWAPI ke 48 tahun. HUT IWAPI sendiri tepatnya jatuh pada tanggal 10 Februari.
Ketua IWAPI Pekanbaru, Iin Setiawati disela acara mengatakan kegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci piring dan pewangi pakaian ini diadakan sebagai wujud kepedulian IWAPI sebagai sebuah wadah perkumpulan pengusaha wanita thd warga binaan di Lapas Perempuan.
"Acara ini diadakan sebagai bentuk perayaan hari jadi IWAPI ke 48 tahun. Kegiatan ini kita pilih dengan harapan akan memberi manfaat bagi warga binaan Lapas Perempuan Pekanbaru," ungkapnya.
Menurutnya ini juga bentuk support bagi warga binaan tsb agar memiliki skill dan bekal yg bs memperbaiki kehidupan mereka nantinya.
"Kita berharap lewat ini akan jadi bekal bagi para warga binaan saat nantinya kembali ke tengah masyarakat. Lewat pelatihan ini setidaknya para warga binaan saat keluar bisa memanfaatkan skill yang sdh dimiliki utk menjalani kehidupan dan membantu ekonomi mereka," ungkapnya.
Ia mengatakan IWAPI juga sudah menjalin pembicaraan dengan Lapas Perempuan agar nantinya IWAPI juga bisa membantu pemasaran dari produk yang dihasilkan didalam Lapas Perempuan Pekanbaru.
Iin menjelaskan selain pelatihan ini, dalam rangkaian acara peringatan hari jadi IWAPI ke 48 tahun, IWAPI Pekanbaru juga akan mengadakan kegiatan seminar kecantikan bekerjasama dg RS Awal Bros, donor darah bekerja sama dg PMI dan juga akan melakukan MoU dengan Badan Riau Creative Network (BRCN) untuk mendorong penggunaan produk lokal dg ikut mengkampanyekan #BAGUSLOKAL krn banyak anggota dari IWAPI Pekanbaru itu sendiri adl UMKM.
Antara IWAPI dan BRCN memang memiliki semangat yang sama yakni mendorong agar mencintai produk lokal.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru, Ema Pansi Tarigan terkait pelatihan yang diadakan mengatakan suatu kehormatan bagi Lapas Perempuan, IWAPI telah mau memberi pelatihan.
Ia menuturkan saat ini jumlah warga binaan sebanyak 399 orang, 77 tahanan dan 322 lainnya merupakan narapidana kasus narkoba.
"Kegiatan ini benar-benar bermanfaat untuk mengisi waktu dan bekal dimasa depan bagi warga binaan," tuturnya.
Ia menuturkan di Lapas banyak kegiatan pelatihan seperti tata boga, bakery, salon, menjahit, menyulam dan handycraft. Dan pelatihan sabun cuci piring dan pewangi pakaian ini adalah yg pertama di buat di Lapas Perempuan ini. Kegiatan ini diharap dapat mengisi waktu para warga binaan dan jadi bekal nantinya.
"Kita berharap kegiatan pelatihan yang diadakan IWAPI bisa berkelanjutan," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Iwapi-Pekanbaru-dan-lapas-ajar-warga-binaan-bikin-sabun.jpg)