Jumat, 24 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Hari ini AGH Pacar Mario Dandy Anak Mantan Pejabat Pajak Diperiksa Perdana di Polda Metro Jaya

AGH (15), pacar Mario Dandy Satrio (20), anak mantan pejabat pajak, akan menjalani pemeriksaan Penyidik Polda Metro Jaya hari ini, Rabu (8/3/2023).

Editor: Ariestia
capture Twitter
AGH (15), pacar Mario Dandy Satrio (20), anak mantan pejabat pajak, akan menjalani pemeriksaan Penyidik Polda Metro Jaya hari ini, Rabu (8/3/2023). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTAAGH (15), pacar Mario Dandy Satrio (20), anak mantan pejabat pajak, akan menjalani pemeriksaan Penyidik Polda Metro Jaya hari ini, Rabu (8/3/2023).

Rencananya AGH akan diperiksa sekitar pukul 10.00 WIB.

"Iya (pemeriksaan AGH). Rencananya pukul 10.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Rabu (8/3/2023).

AG telah ditetapkan sebagai pelaku atau anak yang berkonflik dengan hukum dalam kasus ini.

Ini merupakan pemeriksaan pertama untuknya setelah penetapan status tersebut.

Untuk informasi, aksi penganiayaan dilakukan oleh salah satu anak mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan bernama Mario Dandy Satrio (20) terhadap anak petinggi GP Ansor, David (17).

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (20/2/2023).

Awalnya, teman wanita Mario berinisial AGH yang menjadi sosok pertama yang mengadu jika mendapat perlakuan kurang baik dari korban hingga memicu penganiayaan itu terjadi.

Namun, belakangan diketahui orang yang pertama memberikan informasi jika orang yang pertama kali memberikan informasi kepada Mario mengenai kabar temannya, AGH diperlakukan tak baik yakni temannya berinisial APA.

Penganiayaan sudah direncanakan

Polisi mengungkap ada fakta baru mengenai kasus penganiayaan tersebut.

Ketiga pelaku penganiayaan itu ternyata sudah merencanakan penganiayaan itu sejak awal, hingga terjadilah di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada 20 Februari 2023 lalu.

Polisi sudah melakukan pemeriksaan mendalam terkait kasus ini.

Termasuk menjalani pemeriksaan digital forensik terhadap ponsel pelaku penganiayaan.

Sehingga diketahui bahwa aksi kekerasan itu sebelumnya sudah direncanakan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved