Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sudah Meletus Sebanyak 80 Kali, Begini Sejarah Meletusnya Merapi dari Masa ke Masa

menurut data yang tercatat sejak tahun 1600-an, Gunung Merapi meletus lebih dari 80 kali atau rata-rata sekali meletus dalam 4 tahun.

tribun
Letusan Gunung Merapi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Saat ini gunung merapi kembali erupsi.

Erupsi terjadi pada hari Sabtu (11/3/2023) pukul 12.12 WIB.

Data yang dirilis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), dalam erupsi kali ini, luncuran awan panas mencapai sejauh 7 km ke arah Kali Bebeng dan Krasak.

Erupsi Gunung Merapi ini juga memicu terjadinya hujan abu di wilayah Kabupaten Magelang dan Boyolali, Jawa Tengah.

Gunung Merapi selama ini memang dikenal sebagai gunung yang cukup aktif.

Dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Sabtu (11/3/2023), menurut data yang tercatat sejak tahun 1600-an, Gunung Merapi meletus lebih dari 80 kali atau rata-rata sekali meletus dalam 4 tahun.

Letusannya bervariatif, ada yang besar, ada pula yang kecil. 

Berikut ulasan mengenai sejarah erupsi Gunung Merapi: 

1. Erupsi pada abad ke-17 atau di masa awal kolonial Belanda

Tidak diketahui sejak kapan Gunung Merapi mulai erupsi.

Namun, letusan Gunung Merapi mulai tercatat pada abad ke-17 atau di masa awal Indonesia dijajah Belanda.

2. Erupsi pada abad ke 18 dan 19

Pada abad ke 18 dan 19, tercatat erupsi Merapi yang besar di antaranya pada tahun 1768, 1822, 1849 dan 1872.

Erupsi pada abad ke-19 ini cukup besar dimana awan panas meluncur hingga jarak 20 km dari puncak.

Gunung Merapi memuntahkan awan panas wedhus gembel lagi Selasa (2/11/2010) (tribunnews.com/iman suryanto)

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved