Berita Kampar
Debit Waduk PLTA Koto Panjang Melonjak, BPBD Kampar: Waspada!
Tinggi elevasi Waduk PLTA Koto Panjang terus naik. Debit air masuk melonjak. BPBD Kampar menyatakan status waspada.
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Tinggi elevasi Waduk PLTA Koto Panjang terus naik. Debit air masuk melonjak. BPBD Kampar menyatakan status waspada.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencamna Daerah (BPBD) Kampar, Agustar melalui Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), Adi Candra Lukita mengakui status waspada tersebut.
"Dengan kondisi seperti ini, elevasi waduk naik terus dan curah hujan masih tinggi, kita sudah waspada," ungkapnya kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (14/3/2023).
Candra mengatakan, kondisi waduk bersamaan status waspada sudah disosialisasikan kepada masyarakat sekitar bantaran Sungai Kampar. Setiap perkembangan akan terus diinformasikan kepada masyarakat.
"Kita berharap elevasi tidak sampai melewati batas normal. Tetapi kita perlu waspada," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kampar ini.
Menurut dia, Pusdalops-PB telah berkoordinasi dengan bidang pencegahan dan kesiapsiagaan saat tinggi elevasi menyentuh 81 meter di atas permukaan laut (MdPL).
Ia mengatakan, koordinasi intens juga dilakukan dengan pihak Unit Layanan Pusat Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang. Pihaknya pun turut memantau elevasi waduk.
"Mengingat masih tingginya intensitas hujan di wilayah Sumatera Barat yang berpengaruh terhadap debit air PLTA Koto Panjang," ujar Candra.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada. Terutama pejerambah ikan di Sungai Kampar dan masyarakat sekitarnya. Himbauan serupa juga ditujukan kepada masyarakat sekitar sungai di Kampar Kiri dan Tapung.
Ia menyarankan agar kegiatan wisata air dan pemandian darat di perbukitan dihentikan sementara waktu.
Ia juga mengingatkan orangtua melarang anak mereka di bawah umur agar tidak bermain di tepian sungai, kanal dan perbukitan.
Sebelumnya, Manajer ULPLTA Koto Panjang, Cecep Sofhan Munawar mengatakan, menyebutkan tinggi elevasi waduk sudah menyentuh 81,34 meter di atas permukaan laut (MdPL) pada Selasa (14/3/2023).
Naik sekitar 34 cm dari hari sebelumnya, Senin (13/3/2023), di angka 81 MdPL. Ia mengatakan, elevasi masih menunjukkan tren kenaikan.
"Pagi ini elevasi 81.34 MdPL. Dari update kemarin 81 MdPL," katanya kepada Tribunpekanbaru.com.
Cecep mengatakan, debit air masuk (inflow) terpantau fluktuatif. Pencatatan dilakukan setiap jam. Inflow rata-rata pada Selasa pagi di angka 764,24 meter kubik per detik (m³/s).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/waduk-kotopanjang-elevasi23.jpg)