Jumat, 17 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Gubernur Riau Minta Warga Bantu Padamkan Karhutla, Personil dan Peralatan Siaga

Potensi Karhutla masih akan terjadi di Riau. Terlebih saat sudah masuk musim kering yang diprediksi terjadi pada Mei hingga September

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nolpitos Hendri
ISTIMEWA
Gubernur Riau Minta Warga Bantu Padamkan Karhutla, Personil dan Peralatan Siaga. Foto: Tim gabungan sedang melakukan pemadaman di lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Selasa (8/8/2022). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengajak masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla di Provinsi Riau.

Meski saat ini sebagian wilayah di Riau masih tinggi curah hujannya, namun sebagian wilayah masih ada yang minim curah hujan.

Potensi Karhutla masih akan terjadi di Riau. Terlebih saat sudah masuk musim kering yang diprediksi terjadi pada Mei hingga September.

Gubernur Riau mengajak masyarakat agar membentuk petugas memadamkan api jika disekitar tempat tinggal nya ditemukan ada titik api.

"Untuk menjaga Riau dari ancaman Karhutla kami perlu dukungan dari masyarakat setempat. Kalau terjadi kebakaran lahan, tolong segera bantu pemadaman. Supaya cepat padam sehingga tidak meluas," kata Gubernur Riau Syamsuar, Rabu (16/3/2023).

Gubernur Riau optimis jika semua lapisan masyarakat bergandengan tangan melakukan pencegahan dan penanggulangan saat terjadi kebakaran lahan, maka Karhutla di Riau bisa diminimalisir.

"Mari kita jaga negeri ini agar tidak lagi terjadi bencana asap," kata Syamsuar.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Jim Ghofur, memastikan peralatan dan personil pemadam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di 12 kabupaten kota di Riau sudah siap siaga.

Kesiapan ini peralatan dan personil ini sangat penting untuk penanganan jika di wilayah tersebut ditemukan titik Karhutla.

"Personil peralatan kita siap, tinggal action ‎di lapangan, kesiapan ini panting karena tadi kami diingatkan jangan cuma apel-apel saja, tapi di lapangan tidak siap," katanya.

Jim mengungkapkan, saat ini Riau memang sedang masuk peralihan musim penghujan yang diprediksi akan terjadi hingga April mendatang. Sehingga beberapa wilayah di Riau merata curah hujannya.

"Personil kita di kabupaten kota sudah siap semua, memang sekarang kita sedang masuk musim peralihan ke musim penghujan, maret sampai april, hujan merata. Meskipun di wilayah pesisir masih ada yang kering, seperti di Rupat, Bengkalis dan Meranti," katanya.

Sementara saat disinggung terkait‎ usulan bantuan helikopter water boombing, patroli dan TMC hingga saat ini masih diproses di Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) RI.

"Kondisinya juga belum mendesak, untuk TMC juga belum dibutuhkan karena Riau masih musim hujan. Nanti TMC akan dilakukan dua kali, diperkirakan di bulan Mei sama September," ujarnya.

Sejak Januari 2023, hingga saat ini BPB Provinsi Riau mencatat titik hotspot di Riau sebanyak 52 titik. Sedangkan untuk lahan yang sudah terbakar saat ini lebih kurang 16 hektar,

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved