Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Lebaran 2023

FOTO : Shalat Ied Jemaah Muhammadiyah di Pekanbaru

Muhammadiyah Riau telah menyiapkan sebanyak 115 titik tempat salat ied Idul Fitri 1444 H yang jatuh pada hari Jumat, 21 April 2023.

Penulis: Dodi Vladimir | Editor: Sesri
Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir
Ribuan jemaah mengikuti Salat Idul Fitri di halaman Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Riau, Jumat (21/4/2023) pagi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ribuan jemaah mengikuti Salat Idul Fitri di halaman Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Riau, Jumat (21/4/2023) pagi.

Muhammadiyah Riau telah menyiapkan sebanyak 115 titik tempat salat ied Idul Fitri 1444 H yang jatuh pada hari Jumat, 21 April 2023.

Lokasi Salat Ied itu tersebar di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Ribuan jemaah mengikuti Salat Idul Fitri di halaman Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Riau, Jumat (21/4/2023) pagi.
Ribuan jemaah mengikuti Salat Idul Fitri di halaman Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Riau, Jumat (21/4/2023) pagi. (Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir)

Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1444 H di halaman Kampus Universitas Muhammadiyah Riau, Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru, diikuti ribuan jemaah, Jumat (21/4/2023).

Panitia butuh waktu merapikan shaf salat karena membludaknya jemaah yang akan mengikuti Salat Idul Fitri.

Bahkan shaf salat meluber ke jalan di sisi halaman Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Riau, untuk menampung jemaah.

sholat ied di pekanbaru muhammadiyah
Ribuan jemaah mengikuti Salat Idul Fitri di halaman Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Riau, Jumat (21/4/2023) pagi.

Salat Idul Fitri sendiri dimulai pukul 07.30 WIB, dengan imam salat Dr Defrizon yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Riau.

Khotbah Idul Fitri disampaikan Dr. Saidul Amin, MA yang juga merupakan Rektor Universitas Muhammadiyah Riau.

Dalam khotbahnya Dr Saidul Amin mengajak umat Islam untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah Bulan Ramadan berakhir. Ketaqwaan seorang hamba justru harus terus meningkat setelah Bulan Ramadan dan itu menjadi pertanda seseorang sukses dalam ibadahnya selama Ramadan.

Saidul juga mengajak jemaah menghargai dan menghormati perbedaan dalam penetapan 1 Syawal 1444 H.

Sebab khilafiyah dan perbedaan pendapat sudah terjadi sejak zaman Sahabat Nabi dulunya dan harus disikapi dengan saling menghormati.

( Tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved