Pria Texas Tembak Mati Lima Tetangganya Karena Tersinggung Ditegur
Seorang pria di Texas nekat menembak mati lima orang yang merupakan tetangganya, Sabtu (29/4/2023).
TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang pria di Texas nekat menembak mati lima orang yang merupakan tetangganya, Sabtu (29/4/2023).
Pria bernama Francisco Oropeza (39) itu tega menembak mati tetangganya karena tersinggung ditegur.
Para korban, yang semuanya berasal dari Honduras, termasuk seorang anak berusia 8 tahun, kata sheriff setempat.
Pria asal Meksiko itu rupanya dalam keadaan mabuk saat menyerbu ke dalam rumah yang penuh dengan penghuni rumah.
Tanpa basa-basi, ia pun melepaskan tembakan.
Ia dikabarkan marah dengan permintaan untuk berhenti menembakkan senjata semi otomatisnya di halaman rumahnya karena kebisingannya membuat bayi tetap terjaga.
Sheriff Greg Capers dari San Jacinto County, yang berada di utara Houston, menggambarkan pemandangan yang mengerikan ketika pihak berwenang tiba di kediaman setelah menerima telepon tentang "pelecehan" sekitar pukul 23:30 hari Jumat.
Para korban, berusia 8 hingga 40 tahun, berserakan dari pintu depan melalui rumah ke kamar tidur bagian dalam, di mana dua wanita ditemukan terbaring di atas dua anak yang mengalami trauma yang selamat dari pembantaian tersebut.
"Menurut pendapat saya, para korban ditembak pada saat mereka berusaha menjaga bayi mereka agar tetap hidup," kata Capers kepada stasiun ABC KTRK di Houston.
Semua korban telah ditembak "dari leher ke atas, hampir seperti gaya eksekusi, pada dasarnya di kepala," tambahnya.
Deputi menemukan "beberapa lainnya dalam kondisi kritis akibat beberapa luka tembak," kata kantor sheriff dalam sebuah posting Facebook. Tiga korban lainnya dirawat di rumah sakit.
Tersangka sedang minum, dan dia berkata, 'Saya akan melakukan apa yang saya inginkan di halaman depan saya,'" kata sheriff kepada KTRK menuturkan perkataan tersangka.
"Semua korban berasal dari Honduras," kata Capers, seraya menambahkan bahwa 10 orang berada di rumah tersebut pada saat itu.
Menteri Luar Negeri Honduras Enrique Reina menyerukan agar pria bersenjata itu dituntut hukum berat.
Dia mengatakan para pejabat akan mengikuti kasus ini dengan cermat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Detik-detik-dua-warga-papua-ditembak-KKB.jpg)