Yusril Sebut Prabowo Subianto Lebih Cocok Jadi Presiden Daripada Anies atau Ganjar Pranowo

Daripada Anies Baswedan atau Ganjar Pranowo, Yusril Ihza Mahendra sebut Prabowo Subianto lebih cocok jadi presiden.

Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Yusril Sebut Prabowo Subianto Lebih Cocok Jadi Presiden Daripada Anies atau Ganjar Pranowo 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Daripada Anies Baswedan atau Ganjar Pranowo, Yusril Ihza Mahendra sebut Prabowo Subianto lebih cocok jadi presiden.

Hal itu diutarakan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra belum lama ini.

Bukan tanpa alasan Yusril Ihza Mahendara menyatakan bahwa Prabowo Subianto layak menjadi presiden.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra angkat suara soal sosok calon presiden (Capres) yang akan didukungnya pada Pilpres 2024 mendatang.

Menurut Yusril, sosok capres yang didukung harus memiliki segudang pengalaman baik secara pemerintahan maupun tantangan yang dihadapi dimasa lalu.

Dari ketiga nama capres yang belakangan muncul, Yusril secara terbuka menyebut nama Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Menurut Yusril, Prabowo Subianto merupakan sosok yang syarat akan pengalaman tersebut.

Hal itu diungkapkan Yusril dala sesi wawancara khusus di kantor Tribunnews, Palmerah, Jakarta, Selasa (2/5/2023).

"Kalau misalnya ke depan ini katakanlah Pak Prabowo yang menjadi presiden, saya kira lebih tepat," kata Yusril.

Yusril menilai Prabowo merupakan sosok yang sudah berpengalaman.

Setidaknya, selama lima tahun Prabowo menjadi Menteri Pertahanan di Kabinet Presiden Jokowi.

Apalagi, eks Menteri Sekretariat Negara era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menyebut bidang pertahanan yang diemban Prabowo meliputi masalaha ekonomi, sosial dan politik.

"Dan juga seperti yang saya katakan, beliau menghadapi pengalaman juga pernah dituduh sebagai pelanggar HAM oleh Amerika Serikat," ucap Yusril.

"Bagaimana seseorang menjadi pemimpin ketika ditempa oleh pengalaman menghadapi tantangan, tekanan-tekanan internasional yang cukup berat," sambung dia.

Sehingga, kata Yusril, sosok Presiden yang akan didukungnya harus teruji dalam segala hal.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved