Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Susi Pudjiastuti Marah, Minta TNI Bom KKB Papua

Eks menteri kelautan dan periksanan (KKP) Susi Pudjiastuti meluapkan kemarahan kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua

warta kota
Susi Pudjiastuti menangis 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Maskapai penerbangan Susi Air sempat menjadi korban pembakaran pesawat oleh KKB Ppua.

Tak cuma itu, pilot Susi Air juga disandra oleh teroris keji tersebut.

Hal ini membuat Susi Pudjiastuti makin geram, apalagi pilotnya yang disandra belum juga dilepaskan oleh KKB Papua.

Eks menteri kelautan dan periksanan (KKP) itu meluapkan kemarahan kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua yang tidak melepaskan pilot pesawatnya bernama Mehrtens.

Melansir dari Tribunjateng, Minggu (7/5/2023) merasa sangat emosi, Susi Pudjiastuti menelfon Pimpinan Gereja yakni Pendeta Karel Phil.

Susi Pudjiastuti menangis saat menelfon Pendeta Karel Phil saat membahas pilotnya Philip Mehrtens yang disandera kelompok KKB yang dipimpin Egianus Kogoya sejak 7 Februari 2023.

Susi marah karena KKB alih-alih membebaskan pilotnya, malah menembaki pasukan TNI hingga tewas di tengah upaya negosiasi damai.

Dalam rekaman tersebut, mulanya pendeta Phil meminta Susi agar menyampaikan pesan ke Presiden Joko Widodo agar menarik semua pasukan non-organik di Papua.

"Saya minta pimpinan gereja di pedalaman harus bertindak, saya akan dampingi mereka, bicara dengan Egianus Kogoya agar teman-teman di sana harus bebaskan Philip Mehrtens," kata Karel Phil.

Susi Pudjiastuti makin marah karena 4 TNI yang tewas ditembak KKB tersebut merupakan pengevakuasi bukan pasukan penyerang.

"Kemarin TNI yang datang itu nunggu untuk mengevakuasi bukan untuk menyerang KKB. Jadi tim Kopassus bukan untuk menyerang KKB, namun untuk mengevakuasi kalau tim sudah jadi negosiasi, kenapa mereka tembaki pasukan yang mau evakuasi? Saya marah, Pak Phil," kata Susi.

Susi Pudjiastuti merasa kesal karena selama ini maskapai miliknya justru sering membantu masyarakat Papua dan memberikan makanan, obat-obatan, hingga akses pendidikan.

Bahkan Susi Air membantu masyarakat Papua untuk melayani penerbangan ke manapun.

Susi mengatakan selama ini dirinya tidak pernah berbuat jahat kepada masyarakat Papua.

"Sudah hampir 20 tahun terbang di Papua, saya bantu masyarakat. Tolong tanya di distrik Mamit saya kasih obat-obatan, tangan saya cuci luka orang-orang, anak-anak Papua. Saya marah, mengapa mereka jahat kepada saya?" ujarnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved