Berita Pelalawan
Muncul 3 Hotspot di Pelalawan Hari Ini Usai Diguyur Hujan Lebat Kemarin
Hari ini, Kamis (8/6/2023). Cuaca mulai panas dan muncul hotspot atau titik panas yang terpantau satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Cuaca di wilayah Kabupaten Pelalawan tampaknya masih belum menentu hingga Kamis (8/6/2023) hari ini. Antara hujan dan panas silih berganti setiap hari.
Sehari yang lalu, Rabu (7/6/2023), sebagian besar wilayah Pelalawan diguyur hujan lebat hingga menyebabkan banjir di beberapa titik di Kecamatan Pangkalan Kerinci.
Genangan air muncul di jalan utama, pemukiman masyarakat, komplek perkantoran, hingga perumahan warga.
Namun hari ini, Kamis (8/6/2023). Cuaca mulai panas dan muncul hotspot atau titik panas yang terpantau satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"Hari ini ada tiga hotspot di Pelalawan. Sedang dilakukan pengecekan ke lapangan," terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Zulfan M.Si kepada Tribunpekanbaru.com , Kamis (8/2023).
Adapun hotspot yang terpantau tersebar di 3 kecamatan yakni Teluk Meranti, Kerumutan, dan Pelalawan dengan tingkat confidence sedang antara 30 sampai 79 persen.
Tim yang ada di masing-masing kecamatan sedang melakukan patroli sekaligus pengecekan titik panas sesuai dengan titik koordinat yang ada.
"Potensi jadi firespot atau titik api sangat kecil, mudah-mudahan hanya sebatas titik panas," tutur Zulfan.
Ia menerangkan, potensi hujan di Pelalawan turun drastis dibanding sebelumnya. Peluang terjadinya hujan minim dan didominasi panas.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan tetap membentuk Satuan Tugas (Satgas) pengendalian banjir di Pangkalan Kerinci.
Setelah hujan lebat hingga menimbulkan banjir di berbagai sudut Kota Pangkalan Kerinci.
Sebagian besar warga ibukota Pelalawan mengeluhkan banjir yang semakin tidak terkontrol hingga merendam pemukiman, bahkan sampai ke dalam rumah ketika hujan lebat.
"Satgas Banjir sudah dibentuk kembali, untuk pengendalian banjir di Pangkalan Kerinci. BPBD menjadi leading sector," paparnya.
Ia menyampaikan, jika curah hujan yang tinggi belakangan ini tidak hanya dari pengaruh alam saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/genangan-air-di-jalan-kerinci.jpg)