Berita Kampar
Sehari Terpantau Dua Kasus Karhutla di Kampar, Pemadaman Dibantu Helikopter Water Bombing
Dua kasus Karhutla di Kampar terjadi dalam sehari pada Sabtu (17/6/2023) lalu. Pemadaman dibantu helikopter water bombing
Penulis: Fernando Sihombing | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Kampar kembali terjadi.
Dua kasus Karhutla di Kampar terjadi dalam sehari pada Sabtu (17/6/2023).
Kasus Karhutla di Kampar yang pertama terjadi di RT 009 RW 009 Dusun III Desa Muara Jalai Kecamatan Kampar Utara.
Kepala Seksi Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Edison menyebutkan, Karhutla di Kampar itu menghanguskan lahan sekitar 5 hektare.
"Lahan yang terbakar dalam Karhutla di Kampar berisi perkebunan karet yang masih produktif," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (18/6/2023).
Lahan perkebunan yang terbakar dalam Karhutla di Kampar itu terdata milik lima orang warga. Terdiri dari Ikhtul, Delfi, Yuni Simang, Darwis dan Soni.
Menurut dia, informasi diterima sekitar pukul 11.35 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pulul 16.00 WIB.
Selesai dari Muara Jalai, tim pemadam bergerak ke Desa Alam Panjang Kecamatan Rumbio Jaya. Edison menyebutkan lahan sekitar 4 hektare terbakar di desa itu.
Ia mengatakan, lahan yang terbakar ditumbuhi semak belukar. Lahan diketahui milik seorang warga bernama Delnovita.
Api juga berhasil dipadamkan pada Sabtu malam. "Upaya pemadaman juga dibantu helikopter water bombing," katanya.
Lokasi kebakaran jauh dari sumber air. Sehingga tim darat harus menarik selang dari sumber air dengan bantuan mesim pompa.
Edison mengatakan, penyebab kebakaran sedang dalam penyelidikan pihak berwenang.
( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pemadaman-karhutla-di-kampar-dibantu-bom-air.jpg)