Wisata di Kepri
Outbound di Bintan, Pilihan Seru Pelajar dari Singapura dan Vietnam
Kabupaten Bintan menjadi salah satu lokasi bagi pelajar dari mancanegara untuk melakukan outbound. Mereka berasal Singapura dan Vietnam
"Jadi dengan menjaga jejak kita sekecil mungkin, kita dapat menikmati keindahan alam sambil memastikan bahwa lingkungan alam tetap terjaga baik, dan terus dapat dinikmati oleh siapapun yang datang ke lokasi alam tersebut," ucapnya.
Disinggung apa makanan yang ia suka ketika melakukan outbound di Bintan, Owenn mengaku sangat suka menikmati hidangan seafood yang lezat di salah satu restoran yang berada di tepi sungai.
"Soalnya selain makanannya yang lezat, suasana alamnya juga dapat ketika berlibur di Bintan," terangnya.
Selain itu, hal paling berkesan lainnya bagi dia adalah saat menikmati berbagai buah segar di lokasi tempat mereka mengakhiri pendakian Gunung Bintan yang melelahkan.
"Meskipun kami merasa lelah, sensasi kesegaran langsung memenuhi tubuh saat kami menikmati rasa manis buah-buahan yang kami makan, seperti pisang dan nenas. Jadi ketika saya memakan pisang dan nenas itu, saya berkata 'wow' buah-buahannya sangat enak dan segar," ucapnya.
Saat ditanya harapannya terhadap pemerintah setempat untuk pelestarian alam, Owenn mengatakan bahwa tanggung jawab untuk melestarikan alam di Bintan tidak hanya menjadi beban Pemerintah Kabupaten Bintan.
Melainkan juga menjadi tanggung jawab bagi pemandu wisata, pengelola pariwisata, dan masyarakat sekitar.
Mereka harus terus berupaya secara berkelanjutan untuk menjaga dan mempertahankan lokasi-lokasi yang dilindungi sebagai destinasi wisata alam yang lestari.
Penting bagi pengelola pariwisata untuk memastikan kegiatan mereka berada dalam batas yang dapat diterima oleh lingkungan, menerapkan praktik ramah lingkungan, dan menjaga kualitas alam yang ada.
Masyarakat sekitar juga memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian alam dengan mendukung upaya konservasi dan berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Pemerintah perlu mengimplementasikan kebijakan yang mendukung pelestarian alam, melindungi kawasan-kawasan berharga, dan mengatur penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Sosialisasi yang luas kepada masyarakat, wisatawan, dan semua pihak terkait juga perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam dan berkontribusi dalam menjaga kelestariannya.
Dengan kerjasama dan kesadaran bersama, Bintan dapat menjadi contoh sukses dalam pelestarian alam dan pembangunan pariwisata berkelanjutan.
"Intinya lokasi-lokasi alam yang dijaga dengan baik akan tetap mempesona dan memberikan pengalaman tidak terlupakan bagi wisatawan. Sedangkan lingkungan yang terjaga akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat lokal dan generasi mendatang," kata dia.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau (Plt Dispar Kepri) Raja Heri Mokhrizal menyatakan, pemerintah akan terus berupaya untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di Kepri. Pengembangan potensi ini diharapkan bisa meningkatkan daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kepri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Camping-Ground-di-Bintan.jpg)