Selasa, 5 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pride Month Sepi Usai LGBT di China Bubar, Aktivisnya Kabur Dari Beijing

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa lainnya harus ditutup, menimbulkan kekhawatiran akan tindakan keras terhadap aktivis LGBT di sana.

Tayang:
www.suara-islam.com
Ilustrasi - Pride Month Sepi Usai LGBT di China Bubar, Aktivisnya Kabur Dari Beijing 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Bulan Kebanggaan atau Pride Month yang diperngati komunitas LGBT tak kentara di China.

Penyelenggara, sebuah kelompok bernama ShanghaiPride bahkan menunda acara tersebut hingga hari yang tak ditentukan.

Pemerintah China yang keras dengan pembangkangan membuat mental komunitas LGBT menciut.

Alih-laih pawai, komunitas LGBT di China hanya menggelar nonton drama BL.

Bahkan China membubarkan komunitas menyimpang ini dengan menutup kantor mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa lainnya harus ditutup, menimbulkan kekhawatiran akan tindakan keras terhadap aktivis LGBT di sana.

Lusinan akun yang berhubungan dengan topik LGBT di aplikasi perpesanan China yang populer, WeChat, dilaporkan telah dihapus pada tahun 2021.

Langkah itu dinilai sebagai langkah yang bijak.

Pada tahun yang sama, sebuah kelompok yang mengajukan tuntutan hukum atas nama anggota komunitas LGBT ditutup.

Ada laporan bahwa pendirinya ditahan oleh pihak berwenang, dengan penutupan grup sebagai syarat pembebasannya.

Dan bulan lalu, Pusat LGBT Beijing menjadi kelompok terbaru yang menghentikan operasinya.

"Dengan ditutupnya Pusat LGBT Beijing, organisasi LGBT besar terakhir di China telah memutuskan untuk berhenti," kata Raymond Phang, salah satu pendiri ShanghaiPride, kepada BBC.

Aktivis LGBT China, Phang pun meninggalkan China setelah kelompoknya membatalkan perayaan tahunan di Shanghai.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved