Senin, 4 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Harga BBM Non Subsidi Naik Lagi Hari Ini, Kecuali Pertamax

Sementara untuk harga Pertamax tertap bertahan di level Rp 12.300 per liter, serta Pertamax Green 95 tetap sebesar Rp 12.900 per liter.

Tayang:
Tribun Pekanbaru/Teddy Tarigan
Kondisi antrean di SPBU di Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Minggu (3/5/2026) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Hari ini, Senin (4/5/2026) PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-susibidi.

Adapun kenaikan harga itu terjadi untuk BBM jenis Dexlite, Pertamina Dex dan Pertamax Turbo.

Sementara Pertamax dan Pertamax Green tidak mengalami kenaikan harga.

Sebelumnya, Pertamina juga sudah menaikkan harga Dexlite, Pertamina Dex dan Pertamax Turbo pada 18 April 2026.

Dengan penyesuaian terbaru, kini harga Dexlite naik Rp 2.400 per liter menjadi Rp 26.000 per liter dari sebelumnya Rp 23.600 per liter. Sementara Pertamina Dex naik Rp 4.000 per liter menjadi Rp 27.900 per liter dari sebelumnya Rp 23.900 per liter.

Kenaikan juga terjadi pada Pertamax Turbo sebesar Rp 500 per liter menjadi dibanderol Rp 19.900 per liter dari sebelumnya Rp 19.400 per liter.

Sementara untuk harga Pertamax tertap bertahan di level Rp 12.300 per liter, serta Pertamax Green 95 tetap sebesar Rp 12.900 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan, penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari mekanisme pasar yang mengikuti perkembangan harga global.

Baca juga: Bongkar Pesanan Presiden saat Jabat Panglima TNI, Gatot: Biar Pak Jokowi Marah

Baca juga: Wabup dan Kapolres Pastikan Stok BBM di Kuansing Aman, Ungkap Penyebab Antrean Panjang

Penyesuaian ini mengacu pada mekanisme keekonomian, dengan mempertimbangkan dinamika harga minyak mentah dunia, harga produk olahan di pasar internasional, serta fluktuasi nilai tukar rupiah.

"Produk non subsidi pada prinsipnya mengikuti harga keekonomian dan mengacu pada ketentuan dan peraturan yang berlaku," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (4/5/2026).

Meski begitu, Pertamina memastikan kebijakan harga BBM ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Maka sebagian produk mengalami penyesuaian harga, sementara sebagian lainnya masih dipertahankan.

"Sebagai BUMN yang menjalankan mandat strategis negara, Pertamina tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis semata, tetapi juga memperhatikan kondisi terkini di masyarakat, daya beli pelanggan golongan pengguna BBM non-subsidi, serta stabilitas nasional," ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa besaran kenaikan harga BBM tersebut berlaku di beberapa wilayah, seperti DKI Jakarta dan Banten.

Sebagai catatan, harga jual BBM Pertamina setiap daerah di Indonesia dapat berbeda-beda, tergantung dengan besaran pajak yang ditetapkan dan ongkos logistik ke wilayah tersebut.

Berikut daftar harga BBM non-subsidi Pertamina per 4 Mei 2026:

- Pertamax (RON 92): Rp 12.300 per liter

- Pertamax Turbo (RON 98) : Rp 19.900 per liter

- Pertamax Green 95 (RON 95): Rp 12.900 per liter

- Dexlite (CN 51): Rp 26.000 per liter

- Pertamina Dex (CN 53): Rp 27.900 per liter

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved