Kamis, 7 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Video Popo Viral Patung 21 Detik Asli No Sensor Diburu di Twitter, Tak Pantas Ditonton

video popo viral patung 21 detik no sensor tersebut tidak layak untuk ditonton publik apalagi bagi yang belum cukup umur.

Tayang:
Editor: Muhammad Ridho
capture Twitter
Video Popo Viral Patung 21 Detik Asli No Sensor Diburu di Twitter, Tak Pantas Ditonton 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Meskipun Popo Barbie telah diamankan Polisi, video popo viral patung 21 detik no sensor masih banyak dicari di Twitter.

Padahal video popo viral patung 21 detik no sensor tersebut tidak layak untuk ditonton publik apalagi bagi yang belum cukup umur.

Tentunya video popo viral patung 21 detik no sensor bisa mempengaruhi penonton yang belum cukup usia.

Pantauan Tribunpekanbaru.com Rabu (5/7/2023), pencarian video popo viral patung 21 detik no sensor melesat di Twitter.

Diketahui video popo viral patung 21 detik no sensor itu diduga dibuat Popo Barbie demi followers.

Sosok TikToker dan selebgram asal Kerinci, Provinsi Jambi, yang memiliki nama asli Emboy Yasandra (27) tersebut sebelumnya ditangkap polisi pada Sabtu (01/07/2023).

Saat konferensi pers kasus video Popo viral di Twitter, TikTok, dan berbagai platform medsos itu, Popo Barbie yang diduga menjadi sosok pemeran pun blak-blakan.

Dia mengungkapkan alasan dan penyebab dirinya membuat video Popo sama patung yang berisi adegan tak senonoh tersebut.

“Itu saya lakukan karena faktor ekonomi, banyak cicilan yang harus dibayar,” katanya dalam konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Kerinci, Provinsi Jambi.

Popo Barbie juga mengaku membuat video Popo dan patung atau manekin yang viral di medsos tersebut dalam keadaan sadar.

Adapun alasannya adalah untuk mendapatkan followers atau pengikut maupun viewers atau penonton yang banyak.

Selain itu, berbagai macam endorse yang merupakan bentuk promosi yang menggunakan sosok terkenal.

Senada disampaikan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal atau Kasatreskrim Polres Kerinci, AKP Edi Mardi.

“Karena follower menurun, untuk menambah follower harus dilakukan biar viral,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata AKP Edi, tersangka sengaja membuat video tersebut dengan menggunakan smartphone iPhone.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved