Viral Pernikahan Adat Batak! Sinamot Sudah Diterima, tapi Pengantin Wanita Kabur
Wajah malu dan sedih terlihat jelas di wajah kedua orangtua pengantin perempuan dan juga abang kandung pengantin perempuan.
Sebab undangan sudah beredar dan konsumsi sudah disiapkan, serta gedung dan hiburan sudah disiapkan.
Para keluarga dari pengantin wanita turut malu.
Wajah malu dan sedih terlihat jelas di wajah kedua orangtua pengantin perempuan dan juga abang kandung pengantin perempuan.
Atas peristiwa memalukan tersebut, membuat para orangtua kedua belah pihak seakan putus asa.
Dan pihak laki-laki pun menuntut ganti rugi pada pihak perempuan atas biaya yang sudah di keluarkan dalam persiapan acara pernikahan tersebut.
Pada akhirnya, gedung Istana Kana Cikampek yang rencananya untuk pesta pernikahan dijadikan untuk rapat dadakan soal biaya ganti rugi dari pihak pengantin perempuan.
Pada video yang beredar juga pihak perempuan meminta maaf pada pihak laki atas perlakuan kurang terpuji akan anak perempuannya.
“Saya tidak bisa bilang apa lagi, karena peristiwa ini telah membuat saya sangat terpukul dan malu,”ungkap keluarga pengantin wanita.
“Kami mohon maaf atas kelakuan anak kami, kamipun tidak mengetahui akan keberadaan anak kami hingga saat ini,"ujar pihak keluarga perempuan.
"Adapun tuntutan akan ganti rugi dalam biaya persiapan pernikahan ini, kami pun siap untuk mengganti” lanjutnya.
Atas peristiwa kaburnya pengantin perempuan, kerugian yang dialami oleh pihak laki-laki hingga ratusan juta.
Pihak laki-laki meminta dengan tegas uang sinamot atau mahar harus dikembalikan.
Karena sebelumnya, 99 persen uang sinamot/mahar sudah diterima sebesar Rp 23 juta.
Begitu juga biaya konsumsi dan yang lainya itu harus di kembalikan oleh pihak perempuan.
Atas peristiwa memalukan tersebut, sejumlah warganet mencemooh sika tak terpuji Mengawati Siburian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/megawatisiburian.jpg)