Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Mahasiswi Ditemukan Tewas, Sudah 5 Hari Hilang dari Rumah, Ternyata Dibunuh Mantan Pacar

Lima hari menghilang dari rumah, Tantri Yulia Tanjung (20), mahasiswi Universitas Simalungun ditemukan tewas

Editor: Sesri
KOLASE TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
HO Tantri Yulia Tanjung, mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun (USI) ditemukan tewas di Serdang Bedagai, Sunatera Utara, Sabtu (15/7/2023). Terduga pelaku berhasil ditangkap aparat kepolisian yang disebut-sebut merupakan mantan pacar korban. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Lima hari menghilang dari rumah, Tantri Yulia Tanjung (20), mahasiswi Universitas Simalungun ditemukan tewas dan sudah membusuk.

Jenazah korban ditemukan membusuk di Dusun I, Desa Afdeling VI Dolok Ilir, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai pada, Sabtu (15/7/2023) pagi.

Dari penyelidikan polisi terkuak Tantri Yulia Tanjung dibunuh oleh mantan pacarnya berinisial AL> g nyawa.

Pelaku berinisial AL (20) diketahui adalah mantan kekasih korban. Keduanya saling mengenal sejak November 2022 lalu. Rumah keduanya juga berjarak tak jauh.

AL yang bekerja membuat tahu adalah warga jalan Cempaka Bawah, Nagori Simalungun, Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun.

Sementara Tantri beralamat di Jalan Anjangsana Huta IV Nagori Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun.

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi AKP Junisar Silalahi mengatakan, jenazah korban ditemukan berdasarkan pengakuan dari pelaku berinisial AL yang sudah terlebih dahulu diamankan Polres Simalungun.

Baca juga: Geng Motor Teror Warga Sukabumi, Seorang Lansia Tewas Usai Ditebas Samurai

Baca juga: Ayah Pemerkosa Anak di Depok Tewas Dikeroyok Sesama Tahanan di Dalam Sel

"Pelaku diamankan oleh Polres Simalungun atas adanya laporan keluarga kehilangan anggota keluarga. Dan pelaku yang terakhir kali bersama korban diamankan polisi dan pada pagi tadi Polres Simalungun bersama Polres Tebingtinggi menuju lokasi berdasarkan pengakuan AL (20), menunjukkan keberadaan korban yang sudah meninggal dunia," kata Junisar kepada Tribun.

Junisar mengungkap, peristiwa itu berawal pelaku menghubungi korban melalui media sosial.

Keduanya kemudian berjanji untuk bertemu. Pada Senin 10 juli 2023 sekira pukul 10.00 WIB, korban menjemput pelaku di daerah Rambung Merah, Kabupaten Simalungun.

Mereka kedua lalu menuju lokasi pembunuhan di Dusun I, Desa Afdeling VI Dolok Ilir, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedaga

"Pelaku dan korban akhirnya menuju TKP, lalu saat turun ke lokasi, pelaku menyuruh korban untuk berjalan duluan. Kemudian pelaku memukul kepala korban dengan batu," ujar Junisar.

Berdasarkan hasil autopsi ditemukan bekas luka pada bagian kepala korban.

Junisar menyebut, pelaku membunuh dengan memukul kepala korban dengan batu hingga tewas.

"Saat itulah pelaku mengambil batu di sekitar TKP dan memukul kepala korban dari belakang sehingga korban terjatuh dan menjerit minta tolong, namun pelaku kembali memukuli korban di bagian wajah serta leher sehingga korban tidak berkutik lagi, usai tidak bernyawa," kata Junisar.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved