Ingat Kamaruddin Simanjuntak? Pengacara Itu Kini Dilaporkan Dugaan Penistaan Agama
Polisi menyebut, laporan warga itu sedang diteliti, sebelum diserahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus terkait UU ITE.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Nama pengacara Kamaruddin Simanjuntak menjadi sorotan belakangan ini.
Pengacara Kamaruddin Simanjuntak kerap tampil di media massa dan mendapat banyak dukungan dari masyarakat karena dirinya yang berani membuka kasus pembunuhan Brigadir J secara blak-blakan beberapa waktu lalu.
Terbaru, Kamaruddin Simanjuntak tengah tersandung dugaan kasus penistaan agama.
Kamaruddin Simanjuntak dilaporkan oleh DPD Partai Umat Medan ke Mapolda Sumut atas dugaan kasus penistaan agama.
Polda Sumut menyatakan telah menerima laporan ketua DPD Partai Umat Medan, Persada, yang melaporkan dugaan penistaan agama yang dilakukan Kamaruddin Simanjuntak.
Polisi menyebut, laporan warga itu sedang diteliti, sebelum diserahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus terkait UU ITE.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi meminta semua pihak memberikan waktu ke mereka agar bisa mengusut kasus ini.
“Laporan sudah diterima. Tentunya penyidik akan meneliti materi laporan dan sebagainya. Kita tunggu proses dan mekanismenya nanti,” kata Kombes Hadi, Kamis (27/7/2023).
Sebelumnya, pengacara Kamaruddin Simanjuntak dilaporkan ke Polda Sumut, Rabu (26/7/2023). Dia dilaporkan Ketua DPD Partai Umat Medan karena dianggap menistakan agama.
Ketua DPD Partai Umat, Persada, mengatakan, laporan mereka berangkat dari sebuah video yang diunggah ke YouTube.
Di situ Kamaruddin menjelaskan kalau pada sebuah pertemuan sempat bertemu orang-orang yang meminta agar Panji Gumilang dihukum.
Kemudian dia pun menanyakan kenapa harus dihukum karena mengatakan Al-Qur'an adalah perkataan manusia.
Lantas dia menanyakan apakah orang-orang tersebut pernah mendengar Tuhan berbicara.
Di poin inilah Kamaruddin dituding menistakan agama karena diduga sempat mempertanyakan kenapa apabila Al-Qur'an merupakan perkataan manusia.
"Karena mengatakan Al-Qur'an itu adalah perkataan manusia, emangnya kalau perkataan manusia kenapa. Emangnya kau pernah dengar Tuhan berbicara atau Elohim berbicara. Ini yang kita ambil poinnya menyatakan bahwa pernah bicara sama Tuhan," kata Persada menirukan, Rabu (26/7/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/kuasa-hukum-keluarga-brigadir-jkamaruddin-simanjuntak.jpg)