Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Piala AFF U23

Timnas Kalah di Final Piala AFF U23, STY Cecar Wasit: Memalukan!

Terkait pertandingan ini, Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Shin Tae-yong mengecam kepemimpinan wasit.

tangkap layar
Momen pelatih Timnas U-23 Indonesia, Shin Tae-yong mendapat kartu kuning di laga final Piala AFF U-23 2023, Indonesia vs Vietnam, Sabtu (26/8/2023). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Timnas Indonesia U23 harus kalah di partai Final Piala AFF U-23 atas Vietnam.

Pertandingan itu berlangsung di Rayong Provincial Stadium Thailand, Sabtu (26/8/2023) malam WIB.

Timnas kalah dalam drama adu penalti dari Vietnam, 5-6.

Terkait pertandingan ini, Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Shin Tae-yong mengecam kepemimpinan wasit.

Seusai pertandingan, Shin Tae-yong menyatakan selamat bagi Vietnam atas kemenangan dan menjadi juara Piala AFF U-23 2023.

Shin Tae-yong juga mengapresiasi kerja keras tidak hanya bagi para pemain Timnas U-23 Indonesia tetapi juga buat pemain Timnas U-23 Vietnam.

Hanya, Shin Tae-yong mengecam kepemimpinan wasit atas laga ini.

"Wasit memalukan," kata Shin Tae-yong yang juga mendapat kartu kuning di laga ini saat diwawancarai seusai laga final.

Shin Tae-yong mengatakan, wasit seharusnya tidak bisa menjadi 'game changer' sosok yang mengubah hasil pertandingan.

Hal itu merujuk pada sejumlah kontroversi wasit di laga tersebut, termasuk keputusan offside terhadap Jeam Kelly Sroyer meski dalam tayangan ulang, pemain sayap Timnas U-23 Indonesia berada jauh di belakang pemain terakhir Vietnam.

Wasit juga tidak memberikan kartu kuning terhadap pemain Vietnam saat melakukan pelanggaran keras terhadap Haykal Alhafiz,

"Seperti saya bilang sebelumnya, buat apa tetap mempertahankan turnamen ini? Anda bisa lihat reviu pertandingan ini (soal keputusan kontroversi wasit) dan saya silakan Anda menilai sendiri," ujar SHin Tae-yong.

Trofi Piala AFF U23 dapat menjadi bekal Vietnam untuk mengarungi Kualifikasi Piala Asia U23 pada September 2023 mendatang.

Jalannya Pertandingan

Kedua tim saling mengambil dominasi penguasaan bola pada pada pertama digulirkan.

Vietnam menyerang melalui umpan pendek satu-dua, sedangkan Timnas Indonesia lebih menggunakan bola direct ke lini sayap.

Hingga menit ke-11 kedua tim masih melakukan high-press hingga ke barisan pertahanan. Langkah ini kerap menjadi arena perebutan dan pergantian penguasaan bola.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved