Berita Inhil
Dua Rumah di Inhil Rata dengan Tanah Usai Terbakar Hebat, Api Dipicu Korsleting Listrik
Dua unit rumah rata dengan tanah dalam musibah kebakaran di Parit Tanjung Riau Dua, Dusun Makmur Jaya, Desa Simpang Kateman, Kecamatan Pelangiran
Penulis: T. Muhammad Fadhli | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM, PELANGIRAN – Kebakaran kembali mengganas di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.
Dua unit rumah rata dengan tanah dalam musibah kebakaran di Parit Tanjung Riau Dua, Dusun Makmur Jaya, Desa Simpang Kateman, Kecamatan Pelangiran, Rabu (30/8/2023).
Si jago merah dengan cepat melahap 2 bangunan rumah yang dihuni 13 jiwa ini, apalagi bangunan rumah terbuat dari material yang mudah terbakar, yaitu papan dan kayu.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Inhil, Nursal menjelaskan, api akhirnya bisa dipadamkan oleh warga sekitar menggunakan air dari Parit sekitar kejadian.
“Pemadaman selesai sekitar 03.00 WIB. Warga menggunakan peralatan seadanya untuk memadamkan api,” ujar Nursal.
Nursal menambahkan, tidak terdapat korban jiwa atau luka dalam musibah kebakaran rumah yang dihuni 2 kepala keluarga atas nama Yahya (56) dan Zainuddin (38) ini.
“Untuk penyebab diduga karena arus pendek listrik. Kerugian dari kebakaran ini ditaksir sekitar Rp 200 juta,” pungkasnya.
Sebelumnya, kebakaran juga menghanguskan 3 unit rumah warga hanis terbakar di Jalan Lintas samudra RT 002 RW 001 Dusun Bismillah, Desa Sencalang, Kecamatan Keritang, Minggu (28/8/2023) sekitar pukul 20.30 WIB.
Tidak hanya rumah, 7 unit sepeda motor juga terbakar beserta kompresor 2 unit, oli mesin 30 buah, kulkas, kompor serta alat alat bengkel milik korban bernama Husin (45) dengan kerugian sekitar Rp.100 juta.
Selanjutnya dari korban Al Amin juga turut terbakar mesin singso 2 unit, kulkas 2 unit, televisi, mesin genset dan tabung gas 5 buah dengan total kerugian Rp 90 juta.
Sementara korban Arpendi mengalami kerugian Rp 15 juta.
Kapolsek Keritang AKP Desmon Simanjuntak menjelaskan, api berhasil dipadamkan oleh masyarakat, pemilik rumah dan pihak Kepolisian Sektor Keritang dan unsur terkait lainnya.
“Api berasal dari rumah salah satu korban, melihat kobaran api masyarakat setempat untuk membantu memadamkan kebakaran dibantu pihak kepolisian,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi awak media.
Sementara itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelematan (DPKP) Inhil, Nursal, memastikan tidak ada korban jiwa dan luka dalam musibah kebakaran ini.
“Penyebab masih dalam penyelidikan. Pemadaman selesai pukul 21.30 WIB dengan memanfaatkan sumber air dari parit sekitar kejadian dan peralatan seadanya dari masyarakat,” pungkasnya.
( Tribunpekanbaru.com / T Muhammad Fadhli )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/2-rumah-terbakar-pelangiran.jpg)