Berita Riau
ARSSI Harus Berkolaborasi Dengan Pemda dan BPJS
Pengurus Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Cabang Provinsi Riau periode 2023 - 2026 yang diketuai oleh dr Desvavri MPH Minggu (3/9).
Penulis: Rino Syahril | Editor: M Iqbal
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pengurus Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Cabang Provinsi Riau periode 2023 - 2026 yang diketuai oleh dr Desvavri MPH Minggu (3/9) resmi dilantik.
Pelantikan itu berlangsung di sebuah hotel berbintang Jalan Diponergoro, Kota Pekanbaru dan pelantikan pengurus ARSSI Cabang Riau itu langsung dilakukan oleh Ketua Umum ARSSI Pusat drg Iing Ichsan Hanafi MARS MH.
Atas pelantikan itu Ketua Umum ARSSI Pusat drg Iing Ichsan Hanafi MARS MH mengucapkan selamat untuk Pengurus ARSSI Cabang Riau periode 2023-2026.
"Kita berharap dengan kepengurusan baru ini ARSSI Riau bisa lebih maju lagi," ujar Ketua Umum ARSSI Pusat drg Iing Ichsan Hanafi MARS MH kepada Tribun, Minggu (3/9).
Dengan banyak Rumah Sakit dan termasuk rumah sakit swasta di Riau, drg Iing berpesan agar ke depan rumah sakit tidak saling bersaing tapi saling berkolaborasi saling membantu dan berkolaborasi dalam hal positif untuk meningkatkan mutu layanan yang ada kepada masyarakat di wilayah Riau.
"Memang selama ini berjalan dengan baik, semoga dengan kepengurusan yang baru ini berjalan lebih baik lagi kedepannya," ucap drg Iing.
Apalagi tambah drg Iing, di kepengurusan yang baru ini hampir seluruh rumah sakit yang ada di Riau dilibatkan. Tentunya ke depan akan aktif lagi silaturahminya. "Kita juga minta pengurus baru ini lebih giat lagi melakukan kegiatan-kegiatan seminar ataupun mungkin pelatihan," ungkap drg Iing.
Kemudian kata drg Iing lagi, ARSSI Riau harus berkontribusi dalam melakukan pendekatan ke institusi yang ada di wilayah Riau ini dalam rangka memajukan rumah sakit terutama rumah sakit yang kecil.
Selanjutnya hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal ARSSI Pusat dr Noor Arida Sofiana MBA. "Harapan kami ARSSI Riau bisa berperan mengayomi anggota khusus RS swasta dan seluruh anggota mendukung kegiatan atau program ARSSI," ujar dr Noor Arida Sofiana MBA.
Mari jadikan organisasi ini sebagai wadah menimba ilmu dan pengurus harus menampung aspirasi para anggota. "Kita juga mengajak seluruh cabang bisa bersinergi dengan stok holder baik itu Pemerintah Daerah (Pemda), BPJS Kesehatan, dan organisasi provesi serta Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi)," ucap dr Noor.
Kemudian tambah dr Noor Rida, ARSSI Cabang harus bisa mengawal kebijakan Pemda dan Pemerintah Pusat untuk memudahkan RS swasta memberikan layanan kepada masyarakat. "Itinya ARSSI Riau harus bisa berperan untuk membangun Riau lebih baik lagi dalam bidang kesehatan," ungkapnya.
Ketua Umum ARSSI Cabang Riau dr Desvavri MPH mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari teman-teman dari rumah sakit swasta di Riau sebanyak 39 Rumah Sakit Swasta memilihnya sebagai Ketua.
"Sebagai ketua tentunya saya butuh arahan dan bimbingan dari pusat. Kami juga mohon dukungan dan kerjasama yang baik dari seluruh pengurus dan anggota ARSSI Riau," ujar dr Desvavri MPH.
Dijelaskan dr Desvavri MPH , pertumbuhan rumah sakit di Riau ini cukup tinggi terutama rumah sakit kecil."Tapi hal itu tidak diimbangi dengan Sumber daya manusia (SDM) nya," ucapnya.
Rumah Sakit kecil kata Desvavri, sangat terbatas dokternya, terutama dokter spesialis. "Jadi untuk mengadakan dokter spesialis itu terbentur dengan regulasinya, misalnya Rumah Sakit kecil enggak mampu mengadakan dokter spesialis sehingga spesialis itu hanya boleh berpraktek dari jam 2 ke atas, sementara di rumah sakit pemerintah mereka numpuk mereka juga enggak punya jam kerja yang cukup pada hal mereka banyak namun karena diikat oleh aturan mereka tidak bisa keluar," ungkap dr Desvavri MPH.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ARSSI-Cabang-Provinsi-Riau-periode-2023-2026-dilantik.jpg)