Senin, 13 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

PDIP Resmi Coret Ridwan Kamil dan AHY Sebagai Cawapres Ganjar Pranowo

Puan Maharni menyatakan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ridwan Kamil terpental dari bursa cawapres pendamping Ganjar Pranowo.

Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNNEWS / IRWAN RISMAWAN
PDIP Resmi Coret Ridwan Kamil dan AHY Sebagai Cawapres Ganjar, 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Harapan publik PDIP segera meminang Ridwan Kamil menjadi cawapres Ganjar Pranowo, akhirnya berantakan.

Begitu juga dengan pendekatan pada Partai Demokrat. PDIP gagal menggaet dalam koalisi.

Kini, pilihan cawapres Ganjar Pranowo pun semakin sedikit.

Ketua DPP PDIP Puan Maharni menyatakan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ridwan Kamil terpental dari bursa cawapres pendamping Ganjar Pranowo.

Menurut Puan, nama AHY terpental karena sikap Partai Demokrat yang memutuskan untuk bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) mendukung Prabowo Subianto.

"Tadinya kan memang muncul namanya Mas AHY, namun karena Demorkat sudah memutuskan untuk pindah atau menentukan dengan Mas Prabowo ya tentu saja sepertinya tak mungkin," kata Puan di Pondok Pesantren Al Hamid, Jakarta, Senin (18/9/2023).

Puan menyebutkan, Ridwan Kamil juga terpental dari bursa cawapres Ganjar karena alasan serupa, yakni Golkar merupakan partai politik pendukung Prabowo.

Menurut Puan, mustahil apabila Ganjar menggandeng seorang kader sebuah partai politik, sedangkan partai politiknya justru menjadi pesaing.

"Lagipula saya dengar munas (musyawarah nasional) di Golkar tetap memutuskan bahwa calon presiden dan calon wakil presidennya adalah mas Airlangga Hartarto," ucapnya.

"Jadi tak mungkin satu kader ada di sini tapi gerbongnya ada di tempat lain," imbuh Puan.

Puan menyatakan, sejauh ini nama cawapres pendamping Ganjar mengerucut kepada Menteri BUMN Erick Thohir, mantan Panglima TNI Andika Perkasa, Menko Polhukam Mahfud MD, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Namun, ia menekankan bahwa bursa cawapres Ganjar masih dapat berubah dengan perkembangan situasi politik terkini.

"Ya dengan perubahan dinamika seperti ini tentu akan ada perubahan-perubahan lagi," katanya.

"Nanti kami akan segera melakukan rapat koordinasi dengaan para ketua umum juga dengan Bu Mega, terkait dengan perubahan dinamika politik yang terjadi sekarang," lanjut Puan.

Tak Ada Poros Baru

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved