Minggu, 10 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Lirik Lagu

Sejarah Lagu Genjer Genjer PKI dan Alasan Lagu Genjer Genjer PKI DILARANG

Berikut sejarah lagu Genjer Genjer PKI dan alasan lagu Genjer Genjer PKI dilarang di Indonesia serta pecipta lagu Genjer Genjer PKI

Tayang:
Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Ilustrasi
Sejarah Lagu Genjer Genjer PKI dan Alasan Lagu Genjer Genjer PKI DILARANG 

Ketika lagu Genjer Genjer disuguhkan kepada para petinggi PKI yang sedang singgah di Banyuwangi, mereka tertarik oleh lagu tersebut.

Perjalanan eksistensi lagu Genjer Genjer memang tidak bisa lepas dari kedekatannya dengan PKI.

Bahkan Utan dalam bukunya mengatakan, pada tahun 1964, Diva Nusantara Aidit atau DN Aidit menyatakan bahwa lagu Genjer Genjer sebagai lagu Mars PKI.

Hal ini karena lagu Genjer Genjer sebagai lagu pembukaan di setiap pertemuan-pertemuan PKI, sehingga makna PKI dan ideologi komunis semakin tidak dapat dipisahkan dengan lagu Genjer Genjer.

Alasan lagu Genjer Genjer Dilarang

Lantas, apa alasan lagu Genjer Genjer dilarang

Dalam jurnal Genjer-Genjer: Fungsi dan Peran (2010) oleh Ruddy Eppata Cahyono, terdapat beberapa alasan lagu Genjer Genjer PKI dilarang, di antaranya:

Bertumpu pada kedekatannya dengan PKI yang secara langsung menanamkan konsekuensi dalam lagu tersebut.

Isu-isu yang beredar di kalangan umum, baik yang dibangun pemerintah maupun masyarakat luas dan Orde Baru terhadap lagu Genjer-Genjer sebagai lagu yang mengandung stigma komunis, semakin menguatkan jalan pemerintah dan masyarakat untuk menghilangkan lagu tersebut dari kancah hiburan nasional.

Susunan lirik pada lagu Genjer genjer dianggap sebagai sebuah simbol atau bermakna ganda.

Dari situlah, pemerintah Orde Baru merasa perlu mencekal adanya lagu Genjer-Genjer untuk menutup langkah PKI. sumber data: Kompas.com

Berikut lirik lagu Genjer Genjer

Genjer-genjer nong kedokan pating keleler
(Genjer-genjer di petak sawah berhamparan)

Genjer-genjer nong kedokan pating keleler
(Genjer-genjer di petak sawah berhamparan)

Emake thulik teko-teko mbubuti genjer
(Ibu si bocah datang mencabut genjer)

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved