Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Liga Italia

Lazio Tekuk Torino 2-0, Sarri: Ini Adalah Pertandingan Tingkat Tinggi

Ejekan dari fans dan tekanan dari Presiden Lazio Claudio Lotito ternyata menjadi pecut bagi tim asuhan Maurizio Sarri.

Roma Press
Mattia Zaccagni sumbang satu gol saat kalahkan Torino 2-0 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ejekan dari fans dan tekanan dari Presiden Lazio Claudio Lotito ternyata menjadi pecut bagi tim asuhan Maurizio Sarri.

Setelah terpuruk, Biancocelseti berhasil bangkit dengan mengalahkan Torino dengan skor 2-0 berkat gol berkat gol Matias Vecino dan Mattia Zaccagni di Stadio Olimpico pada Kamis (28/9/2023).

Kemenangan itu pun membuat Lazio meraih tiga poin dan menjadikan tim asuhan Maurizio Sarri itu bertengger di posisi 11 klasemen.

Menurut Sarri, Torino adalah lawan yang tangguh. Granata memiliki pemain yang solid.

Meraih kemenangan atas Torino bukanlah perkara mudah tanpa dibarengi dengan strategi yang tepat.

“Itu adalah malam yang sulit dengan banyak kesulitan, tidak terkecuali menghadapi tim yang tidak mudah. Kami menjalani babak pertama dengan baik dan di babak kedua kami menunjukkan kualitas, ini adalah pertandingan tingkat tinggi.” ujar Sarri.

Ia menyinggung soliditas tim menghadapi Granata.

“Mereka adalah tim yang solid. Lini belakang mendapat sedikit tekanan selain dengan bola-bola kotor. Tim membiarkan soliditas ini. Setelah gol pertama, para pemain kemudian menjadi lebih santai dari sudut pandang kompetitif.”

Pelatih Lazio mengomentari kemampuan Daichi Kamada dalam menembus kotak penalti dan kekuatan lini tengah.

“Kamada juga punya ciri khas itu. Lagi pula, ia tidak memiliki fisik seperti Vecino, namun hari ini ia berusaha mencari lini tengah yang bisa memberikan soliditas lebih besar kepada tim.

“Ketika tim bekerja, akan lebih mudah untuk memberikan penghargaan kepada beberapa orang. Saya pikir dengan sikap hari ini, siapa pun yang bermain, tim akan solid.

“Saya senang dengan debut Vecino dan Rovella sejak menit pertama karena dia memainkan pertandingan level tinggi. Dia menemukan kondisi yang tepat dan kami melihat hasil dari kondisi pertumbuhan ini.”

Dia menyinggung tentang adaptasi pemain baru dan pertumbuhan Kamada pada khususnya.

“Kamada bermain hampir sepanjang waktu. Dia absen pada pertandingan sebelumnya melawan Monza karena mengalami cedera lutut, dan diputuskan untuk tidak membiarkannya bermain.

“Malam ini adalah upaya untuk menangkal fisik lawan. Kamada kemungkinan besar adalah yang terbaik dalam level permainan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved