Berita Siak
Bupati Siak Tanam Pohon di Kampung Benayah
Bupati Siak Alfedri menanam pohon di kampung Benayah, kecamatan Pusako, Jumat (20/10/2023).
Penulis: Mayonal Putra | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Bupati Siak Alfedri menanam pohon di kampung Benayah, kecamatan Pusako, Jumat (20/10/2023). Penanaman pohon ini dalam rangkaian Bujang Kampung, bupati bekerja dan ngantor di kampung.
Penanaman pohon ini juga diikuti oleh Wakil Bupati Siak Husni Merza dan disaksikan Kepala OPD Pemkab Siak, camat, penghulu kampung dan masyarakat sekitar.
Acara Bujang Kampung yang dilaksanakannya setiap Jumat sekaligus sebagai wadah kampanye pelestarian lingkungan berkelanjutan.
“Ya, kami menanam pohon buah-buahan, sebagai sosialisasi pelestarian berkelanjutan di seluruh kampung di kabupaten Siak,” kata Alfedri.
Ia mengatakan, Kabupaten Siak sebagai Kabupaten Hijau mendorong prinsip-prinsip kelestarian berkelanjutan. Salah satu wujud nyata yang saat ini terus berlangsung dilakukan Pemkab Siak adalah gerakan menanam pohon.
“Ini salah satu cara kita berwakaf untuk anak cucu. Menaman pohon salah satu cara kita untuk mewariskan alam kepada generasi penerus,” katanya.
Alfedri mengatakan, menanam pohon tidak cukup sekali atau di hari tertentu saja, namun harus terus-menerus. Seperti setiap acara Bujang Kampung sedikitnya 10 batang pohon buah-buahan ditanam.
“Penanaman pohon di acara Bujang Kampung ini melengkapi gerakan pada hari lingkungan setiap 5 Juli dan hari pohon sedunia 21 November,” katanya.
Pada momen -momen itu, biasanya DLH Siak melakukan penanaman pohon dengan jumlah besar dilakukan secara serentak, yang juga melibatkan pelajar.
“Pohin memberikan banyak sekali manfaat bagi seluruh makhluk hidup. Pohon juga dapat menjaga suhu bumi tetap dingin, menyerap karbon dan menyaring polusi udara,” kata dia.
Alfedri menegaskan pohon yang sudah ditanam bersama tidak dibiarkan begitu saja. Ia menyadari pohon diperlakukan selayaknya manusia, dirawat hingga tumbuh besar dan berbuah.
“Menanam pohon kita lakukan setiap turun kampung, tapi itu tidak berarti jika pohon yang kita tanam tidak disiram, dipupuk pada akhirnya mati,” katanya.
Alfedri menitipkan tanggungjawab kepada staf kantor penghulu kampung untuk menjaga dan merawat pohon yang sudah ditanam. Sampai tumbuh besar dan berbuah.
Dalam mendukung Siak Hijau, Alfedri juga mengingatkan setiap sekolah wajib mengusung konsep green school atau sekolah hijau agar lingkungan sekolah rindang dan dingin.
“Jadi sekolah harus ramah lingkungan, siswa/siswinya diberi pengetahuan cinta alam dan pramuka, dengan mengusung konsep sekolah hijau,”tutupnya. (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Bupati_Siak_Tanam_Pohon_di_Kampung_Benayah.jpg)