Liga Italia
Simone Inzaghi Puji Marcus Thuram dalam Kemenangan Inter Milan Kontra AS Roma
Inter Milan menang tipis atas AS Roma dalam laga lanjutan Liga Italia dini hari tadi dengan skor 1-0.
Penulis: Firmauli Sihaloho | Editor: Ilham Yafiz
Tak pelak lagi, persiapan tersebut dibayangi oleh ultras Inter yang menyiapkan 30.000 peluit untuk mengejek Lukaku dalam setiap sentuhannya.
Banyak di antaranya yang disita dan pada akhirnya tidak terjadi banyak gangguan, terutama karena Lukaku nyaris tidak bisa melihat bola.
“Suasana di San Siro selalu luar biasa. Tentu saja, kami lebih merasakannya hari ini, namun saat melawan Roma, Milan , Cagliari atau siapa pun, atmosfer di San Siro selalu ajaib.
Tim mengisolasi diri dari semua itu, kami melatih taktik, karena Roma bukan hanya Lukaku. Mungkin ada risiko atmosfer yang terlalu besar, namun saya melihat tim yang selalu fokus pada permainan, mencetak gol pada menit ke-82 dan meraih kemenangan yang pantas. Kami pantas mendapatkan gol lebih awal, tapi inilah sepak bola," sebutnya.
“Dalam 13 pertandingan pertama musim ini, saya hanya bisa memuji para pemain, tapi jalan masih panjang di banyak turnamen berbeda. Kami ingin melangkah sejauh yang kami bisa, kami tahu ini tidak akan mudah, namun keinginan kami adalah untuk terus berkembang setiap hari," urai Inzaghi.
Mengingat hubungan Romelu Lukaku dengan Inzaghi adalah salah satu alasan perpecahan yang pahit ini, apakah pelatih menemuinya hari ini?
“Saya sudah mengutarakan pemikiran saya tentang Lukaku musim panas ini. Semua orang tahu apa yang saya lakukan untuk membawanya kembali dan apa yang siap saya lakukan untuk mempertahankannya di sini. Setiap orang membuat keputusannya sendiri dalam hidup, dia membuat keputusannya sendiri. Pilihan saya selalu demi kebaikan Inter dan bukan pemain individu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/Cara-Simone-Inzaghi-selamatkan-Marcus-Thuram-sengaja-diganti-dnegan-Alexis-Sanchez.jpg)