Senin, 18 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Riau

PCR Gelar Kegiatan Grand Opening House BK Fair

Sebanyak 165 peserta mulai dari siswa, wali murid dan guru mengikuti kegiatan Grand Open House BK Fair, Selasa (21/11/2023).

Tayang:
Penulis: Dodi Vladimir | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir
Forest Planning Head PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Jamiatil Fajri saat memaparkan didepan peserta. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebanyak 165 peserta mulai dari siswa, wali murid dan guru mengikuti kegiatan Grand Open House BK Fair, Selasa (21/11/2023).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Politeknik Caltex Riau (PCR) ini berlangsung di Gedung Serba Guna PCR tema Peluang Vokasi di Dunia Industri.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Direktur Bidang Keuangan, Kepegawaian dan Umum Dr Yohana Dewi Lulu W SSi MT dengan menghadirkan pembicara Forest Planning Head PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Jamiatil Fajri.

"Hari ini kita menggelar kegiatan grand open house untuk bapak ibu sekalian dengan mengadakan kegiatan seminar terkait peluang Vokasi di dunia industri," kata Dr Yohana Dewi Lulu W SSi MT dalam sambutannya.

Yohana menambahkan, pihaknya ingin memberikan informasi terkait dengan PCR.

Ia berharap, dengan kegiatan ini peserta bisa membagikan dan bisa menginformasikan bagaimana pendidikan di PCR.

"Kata orang tak kenal maka tak sayang, mari mengenal. Yang sudah mengenal mari sharing kira-kira apa pengalamannya. Mudah-mudahan dengan mengenal, bapak ibu bisa membagikan dan bisa menginformasikannya kepada rekan-rekan, ke siswa terutama untuk bapak ibu guru terkait dengan bagaimana pendidikan di PCR ini," ungkapnya.

Secara umum, pendidikan di Politeknik ini memiliki posisi yang strategis untuk menciptakan generasi yang memiliki produktivitas dan daya saing.

"Karena sebenarnya pendidikan politeknik itu berbeda dengan pendidikan akademik (Universitas) pada umumnya," katanya.

Dr Yohana Dewi Lulu mengatakan, jalur pendidikan itu ada dua yaitu jalur akademik dan vokasi. Jalur akademik itu lebih fokus menekankan pada keilmuan, jadi meneliti dan menemukan sesuatu yang baru.

"Sedangkan vokalis dalam hal ini PCR, kami lebih menekankan pada pembelajaran yang terstruktur dan keahlian yang di driven dari industri dan lebih terarah," terangnya.

Adapun, untuk perkuliahan di PCR memang padat. Untuk praktikum itu 70 persen dan memang mahasiswa difasilitasi untuk bener-nener melakukan praktikum sesuai apa yang menjadi target di prodinya masing-masing.

"Alumni PCR juga sudah banyak dan tersebar ke berbagai daerah. Kita ngambil sampel satu di RAPP, yaitu salah satu industri yang besar di Riau dan jadi incaran jutaan pencaker khususnya alumni PCR," jelasnya.

Sementara itu, Forest Planning Head PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Jamiatil Fajri mengatakan, berdasarkan sensus penduduk usia produktif terjadi pada tahun 2030, namun kenyataannya mulai 2020 usia produktif sudah mulai kelihatan.

"Generasi Z sekarang sudah masuk ke dunia kerja, milenial sudah memasuki usia pensiun. Generasi X harus disiapkan sedari sekarang agar siap memasuki dunia kerja dan tentunya persaingannya sangat ketat," terangnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved