Minggu, 3 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Perang di Palestina

Petinggi Hamas dan Pendiri Al Qassam Tewas Dibom Oleh Drone Tempur Israel

Sejumlah petinggi Hamas dan salah satu pendiri Brigade Al Qassam tewas dalam serangan drone Israel di ibu kota Lebanon, Beirut, Selasa (2/1/2024).

Tayang:
AFP
Petinggi Hamas dan Pendiri Al Qassam Tewas Dibom Oleh Drone Tempur Israel 

Hamas dan Fatah telah berselisih selama bertahun-tahun, terlibat dalam perang saudara singkat pada tahun 2007 ketika Hamas merebut kekuasaan di Gaza, meskipun organisasi-organisasi yang bersaing terus mengadakan perundingan secara berkala.

Biografi Arura

Lahir di kota Arura dekat kota Ramallah di Tepi Barat pada tahun 1966, Arouri bersekolah di sekolah lokal untuk pendidikan dasar dan lulus sekolah menengah atas pada tahun 1984.

Pada tahun 1992, ia mendaftar di Universitas Hebron di Tepi Barat bagian selatan dan lulus dengan gelar sarjana di bidang Syariah Islam.

Ia bergabung dengan Ikhwanul Muslimin sejak usia dini dan memimpin Aksi Mahasiswa Islam di Universitas Hebron pada tahun 1985.

Setelah gerakan Hamas didirikan pada akhir tahun 1987 oleh para pemimpin Ikhwanul Muslimin, Arouri bergabung dengan barisannya.

Tentara Israel memenjarakan Arouri dalam penahanan administratif tanpa pengadilan untuk jangka waktu terbatas antara tahun 1990 dan 1992 karena keterlibatannya dengan Hamas.

Arouri dianggap sebagai salah satu pendiri Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata Hamas. Antara tahun 1991 dan 1992, ia mendirikan sel-sel aparat militer gerakan tersebut di Tepi Barat.

Pada tahun 1992, tentara Israel menangkapnya kembali dan menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara karena membentuk sel awal Brigade Al-Qassam di Tepi Barat.

Sepanjang masa penahanannya, ia memainkan peran penting dalam memimpin Hamas dan berjuang melawan administrasi penjara.

Arouri dibebaskan pada tahun 2007, namun Israel menangkapnya kembali tiga bulan kemudian selama tiga tahun hingga tahun 2010.

Mahkamah Agung Israel kemudian memutuskan untuk membebaskannya dan mengasingkannya dari Palestina.

Dia kemudian dideportasi ke Suriah, di mana dia tinggal selama tiga tahun sebelum berangkat, hidup sebagai pengembara di beberapa negara. Dia kemudian pindah ke Lebanon sampai pembunuhannya pada 2 Januari.

Setelah dibebaskan pada tahun 2010, Arouri terpilih sebagai anggota biro politik Hamas.

Arouri adalah salah satu negosiator Hamas untuk menyelesaikan kesepakatan pertukaran tahanan pada tahun 2011 dengan Israel melalui mediasi Mesir. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved