Banjir di Pelalawan
Murid SD dan SMP Bernas Dirumahkan, Disdikbud Pelalawan Liburkan 29 Sekolah Akibat Terdampak Banjir
Murid SD dan SMP Negeri Bernas Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan diliburkan karena banjir, Rabu (10/1/2024)
Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pelalawan akhirnya meliburkan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Bernas Pangkalan Kerinci pada Rabu (10/1/2024).
Keputusan itu diambil akibat banjir yang melanda Jalan Abdul Jalil Kecamatan Pangkalan Kerinci yang semakin tinggi.
Pasalnya, akses menuju komplek SD dan SMPN Bernas tinggal melalui Jalan Abdul Jalil setelah jalan lain sudah terputus karena genangan air.
Air yang merendam jalan dua jalur itu sudah mencapai 40 centimeter dan terpantau terus meningkat setiap hari.
"Banyak motor siswa dan orangtua yang mogok di tengah banjir. Guru-guru juga mengeluh seperti itu. Makanya saya ambil kebijakan meliburkan SD dan SMP Bernas," ungkap Kepala Disdikbud Pelalawan, Abu Bakar FE kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (10/1/2024).
Abu Bakar menjelaskan, memang lingkungan sekolah SD dan SMP Bernas belum terendam banjir, lantaran posisinya berada di dataran tinggi.
Hanya saja, akses jalan yang dilalui siswa, orangtua, dan guru sudah dikepung banjir.
Alhasil siswa dirumahkan dalam satu pekan ini sambil melihat kondisi banjir di Jalan Abdul Jalil.
"Kalau debit air sudah turun, Senin depan akan sekolah lagi. Saat ini belajar dari rumah dengan konsep daring. Belajar tatap muka diliburkan," papar Abu Bakar.
Banjir yang melanda Pelalawan telah mengganggu aktivitas pendidikan di sekolah-sekolah yang ada di Pelalawan.
Pasalnya, banjir telah mengepung lingkungan sekolah hingga masuk ke dalam ruang belajar.
Alhasil pihak sekolah meliburkan para siswa setelah berkoordinasi dengan Disdikbud Pelalawan.
Abu Bakar menerangkan, sekolah yang diliburkan sebanyak 29 sekolah yang tersebar di 4 kecamatan, terdiri dari Sekolah Dasar (SD) 20 sekolah dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 9 unit.
Kebijakan ini diambil lantaran banjir yang disebabkan curah hujan yang tinggi dan luapan sungai-sungai besar yang ada di Pelalawan.
"Ini data sementara sampai hari ini. Nanti akan diperbaharui lagi jika ada laporan dari kecamatan," tandasnya.
| Banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan Surut Total, Masyarakat Harus Tetap Waspada |
|
|---|
| Debit Air Turun 15 Cm, Hari Kedua Banjir Landa Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan |
|
|---|
| Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan Kembali Dilanda Banjir Akibat Luapan Sungai Nilo |
|
|---|
| Banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan Surut, Jalan dan Bangunan Tak Tergenang Lagi |
|
|---|
| Satu Keluarga Mengungsi, Banjir di Desa Lubuk Kembang Bunga Pelalawan Meluas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/jl-abd-jalil-pkl-krc-banjir.jpg)