Kriminal
Tersangka Insiden Lift Maut di Bali Mendadak Gila Begitu Kasusnya P21
Apabila dokter menyatakan tersangka benar mengalami gangguan kejiwaan, maka proses perkara ini bisa dibatalkan demi hukum.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Tersangka insiden atuhnya lift atau inclinator yang menewaskan lima orang karyawan Ayu Terra Resort, Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali mendadak gila.
Akibatnya, proses hukum kasus tersebut mengalami kendala.
VJ yang merupakan pemilik sekaligus general manager Ayu Terra Resort itu mendadak mengalami gangguan kejiwaan saat hendak menjalani pelimpahan tahap dua (P-21) tersangka dan barang bukti dari penyidik kepolisian kepada jaksa penuntut umum (JPU).
Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik, VJ tidak ditahan dengan pertandingan memiliki masalah kesehatan karena faktor usia.
"Pada saat akan dilakukan pelimpahan (ke JPU), tersangka mau ditahan, pihak keluarga mengatakan bahwa pelaku mengalami gangguan mental, gangguan jiwa," kata dia, Rabu (17/1/2024).
Jansen mengatakan, penyidik Polres Gianyar masih menunggu surat keterangan rumah sakit untuk memastikan kebenaran gangguan kejiwaan yang dialami tersangka tersebut.
Apabila dokter menyatakan tersangka benar mengalami gangguan kejiwaan, maka proses perkara ini bisa dibatalkan demi hukum.
"Nanti dipastikan dulu terkait dengan tersangka mengalami gangguan jiwa, apabila ada surat keterangan kan nggak bisa dimintai pertanggungjawaban secara hukum," katanya.
Kendati demikian, Jansen memastikan proses hukum terhadap kasus ini akan tetap berjalan.
Sebab, salah satu tersangka, MU (63), selaku teknisi lift atau inclinator maut tersebut sudah dilimpahkan kepada kejaksaan untuk disidangkan.
"Kan yang penting prosesnya berjalan dan tidak mempersulit, buktinya kan sudah tahap II berarti ngga ada masalah sejauh ini," katanya.
Sebelumnya diberitakan, lima karyawan Ayu Terra Resort Ubud tewas akibat lift yang mereka naiki jatuh pada Jumat (1/9/2023) pukul 13.00 Wita lalu.
Adapun para korban adalah Sang Putu Bayu Krisna (19), Ni Luh Superningsih (20), I Wayan Aries Setiawan (23), Kadek Hardiyanti (24), dan Kadek Yanti Pradewi (19).
Dalam peristiwa ini, lift dan korban ditemukan terhempas dari lintasan rel. Korban ditemukan tergeletak di dekat lift dengan luka parah di kepala.
Sementara itu, tabung lift hancur dan pecah. Pagar pengaman yang terbuat dari kayu hancur. Lantai tembok pengaman rusak atau hancur.
| Kreator Film Pendek Guru Tugas Diringkus, Filmnya Masih Ditemukan di YouTube |
|
|---|
| Gadis Berhijab Mengaku Dilecehkan Oknum Pejabat Disdukcapil Saat Urus KTP |
|
|---|
| Rudapaksa 2 Santriwati dan Lecehkan 3 Lainnya, Oknum Pimpinan Ponpes Tuding Makhluk Ghaib |
|
|---|
| Jejak Hitam ABG Pembunuh Polisi Dengan Racun di Lampung Diungkap Warga |
|
|---|
| Dikirimi Video Syur Isteri, Pria di Gresik Polisisikan Selingkuhan Isteri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/tali-lift-putus-di-Ubud-Bali.jpg)