Rabu, 22 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Nasional

Polisi Gelar Perkara Kasus Bullying di Binus School Serpong, Diduga Lebih dari Satu

Polres Tangerang Selatan akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status kasus perundungan yang melibatkan anak artis, VR  Selasa (20/2/2024).

Editor: Sesri
IST
UPDATE Geng Tai Binus School 

TRIBUNPEKABARU.COM - Kasus bullying yang terjadi di Binus School Serpong kini tengah diselidiki pihak kepolisian.

Polres Tangerang Selatan akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status kasus perundungan yang melibatkan anak artis, VR  Selasa (20/2/2024).

Nantinya polisi akan menentukan apakah ada unsur pidana dan layak untuk ditingkatkan statusnya ke penyidikan.

"Rencana hari ini melakukan gelar perkara untuk peningkatan status dari penyelidikan menjadi penyidikan," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alvino Cahyadi kepada wartawan, Selasa.

Dalam kasus ini, Alvino mengatakan pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang.

Namun, dia belum merinci berapa jumlah pasti pelaku bullying tersebut.

"Dalam waktu dekat kita akan infokan. Diduga (pelaku) lebih dari satu orang," ucapnya.

Sebelumnya, sebuah unggahan viral di media sosial yang memperlihatkan seorang siswa SMA di kawasan Serpong, Tangerang Selatan tengah berbaring di kasur sebuah rumah sakit.

Dari unggahan yang dilihat di akun X bernama @BosPurwa disebutkan jika siswa itu merupakan korban perundungan hingga penganiayaan oleh para seniornya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Binus School Konfirmasi Keterlibatan Anak Vincent Rompies dalam Kasus Bullying

Baca juga: Mahasiswi Korban Bullying Klarifikasi Minta Maaf Viralkan Kasus, UIN Jambi: Berefek Buruk ke Kampus

Adapun proses perundungan dan penganiayaan ini disebut sebagai syarat masuk ke dalam geng yang cukup terkenal di salah satu sekolah swasta tersebut.

Pihak Sekolah Tak Beri Toleransi

Binus School Serpong buka suara soal kasus perundungan atau bullying terhadap siswa yang ingin masuk ke geng sekolah oleh senior-seniornya hingga viral di media sosial.

Corporate PR Binus University Haris Suhendra mengatakan saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut secara serius dan cepat.

"Binus School Serpong tidak akan mentoleransi tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun," kata Haris dalam keterangannya, Senin (19/2/2024).

Haris mengatakan jika kejadian bullying ini terjadi di luar sekolah. Dia mengatakan pihak sekolah selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan seluruh siswa, guru, dan staf.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved