Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Doa Harian

Lirik Istighfar Astagfirullah dan Manfaat Istighfar Taubat

Istighfar merupakan ucapan yang diikuti dengan perbuatan dan hati untuk memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa yang telah diperbuat.

Penulis: Muhammad Ridho | Editor: Guruh Budi Wibowo
Istimewa
Lirik istighfar dan manfaat istighfar 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut ini adalah lirik Istighfar Astaghfirullah yang bisa diamalkan dalam kehidupa sehari-hari.

Istighfar merupakan ucapan yang diikuti dengan perbuatan dan hati untuk memohon ampun kepada Allah SWT atas dosa yang telah diperbuat.

Umat Muslim sangat disarankan untuk mengucap Istighfar setelah ia tersadar atas perbuatan yang bernilai dosa.

Istighfar Astaghfirullah juga merupakan doa kepada Allah sebagai harapan agar dosanya diampuni Allah.

Berikut lirik Istighfar Astaghfirullah:

Astaghfirullah robbal baroyaa
Astaghfirullah minal khothooya

Robbiy zidniy 'ilman naafi'aa
Wawaffiqnii 'amalan maqbuula
Wawass'lii rizqoon thoyyiban
Fatub 'alayya taubatan nashuuha

HambaMu ini datang padaMu
Tuntunlah kami kemana pergi
Aku tersesat dijalan ini
Tak tahu lagi arah kembali
Sudilah Engkau mau peduli

Yaa man yaro sirro qolby hasbith-thila 'uka hasbi
Famhu bi'afwika dzanby washlih qusudiy wal a'mal

Ya Illahi Ya Tuhanku
HambaMu ini menujuMu
Jiwa ragaku jadi belenggu
Agar mendapat keridhoanMu
Tujuan akhir jalan hidupku

Selain itu, dalam hadits Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan kalimat Istighfar kepadaa umatnya.

“Allôhumma anta rabbî lâ ilâha illâ anta kholaqtanî, wa ana ‘abduka, wa ana ‘alâ ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. a’ûdzu bika min syarri mâ shona’tu, abû`u laka bini’matika ‘alayya wa abû`u bidzanbî, faghfirlî fa innahu lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.”

Artinya:

"Ya Allâh, Engkau adalah Rabbku, tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau). (HR Bukhari dari Syaddad bin Aus radhiyallahu’anhu).

“Allôhumma innî dzolamtu nafsî dzulman katsîron, wa lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta faghfirlî maghfirotan min ‘indika warhamnî, innaka antal ghofûrur rohîm.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved