Sabtu, 11 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Pelalawan

Polres Pelalawan Pastikan Info Pembegalan di Kilometer 55 Hoax, Ini Buktinya

Polres Pelalawan memastikan Info pembegalan di kilometer 55 sebagai hoax dengan menunjukkan bukti.

Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com/Johanes Tanjung
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelalawan, Iptu Kris Tofel S.Trk SIK (kemeja putih) saat mengekspos pengungkapan kasus pencurian Alkes RSUD Selasih Pangkalan Kerinci beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Polres Pelalawan memastikan Info pembegalan di kilometer 55 sebagai hoax dengan menunjukkan bukti.

Seperti diketahui, masyarakat Kota Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan diresahkan dengan informasi begal yang beredar di media sosial pada akhir pekan lalu.

Dari kabar yang diterima masyarakat dari media sosial dan grup WA, terjadi pembegalan di Jalan Lintas Kilometer 55 Pangkalan Kerinci pada Kamis (21/3/2024) malam pekan lalu.

Adapun informasi yang beredar dalam bentuk rekaman suara dan narasi terkait dugaan pembegalan yang disebutkan di Jalan Lintas KM 55 yang tidak jauh dari Gedung Olahraga (GOR) Tengku Pangeran.

Pada rekaman suara seorang pria itu mengaku hendak dibegal oleh dua orang menggunakan sepeda motor.

Bahkan terduga pelaku pembegalan disebutkan menggunakan Senjata Api (Senpi). Pemilik suara dipepet oleh kedua pelaku dari sebelah kanan saat mengendarai mobilnya. Beruntung ia bisa selamat karena ada mobil lain yang datang dari arah belakang.

"Pelaku pakai sepeda motor Aerox. Sampaikan sama kawan-kawan supaya hati-hati melewati Kilometer 55," demikian narasi yang beredar di masyarakat hingga Minggu (25/3/2024) lalu.

Informasi dugaan pembegalan ini semakin beredar luas setelah di posting di akun Medsos Facebook dan Tiktok. Membuat masyarakat semakin resah dan ketakutan.

Setelah menerimanya informasi ini, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan melakukan penelusuran atas informasi yang beredar di Medsos itu.

Termasuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang disebutkan pada informasi di Medsos itu.

Dari hasil penelusuran Tim Satreskrim Polres Pelalawan, orang yang merupakan pemilik suara dalam rekaman itu ditemukan. Ia bernama Arianto yang merupakan warga Pangkalan Kerinci. Saat diklarifikasi terkait informasi yang beredar dari rekaman suaranya, Arianto memberikan penjelasan yang berbeda.

"Jadi kejadian seperti yang beredar melalui rekaman suara dan narasi itu tidak benar adanya. Informasi itu hoax," tutur Kapolres Pelalawan, AKBP Suwinto SH SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Kris Tofel S.Trk SIK kepada tribunpekanbaru.com, Senin (25/3/2024).

Kris Tofel menegaskan, informasi yang tentang kejadian pembegalan terhadap Arianto merupakan kabar bohong atau hoax serta tidak sesuai dengan realita yang ada.

Berdasarkan penjelasan Arianto yang sebenarnya pada malam itu, ia baru selesai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Kilometer 55. Pria ini mengendarai mobil Colt Diesel bermaksud kembali ke arah Kota Pangkalan Kerinci pada jam 23.00 wib.

Sekitar 1 kilometer dari SPBU KM 55, mobil Arianto hendak bersenggolan dengan sepeda motor jenis Yamaha Aerox warna hitam yang dikendarai dua orang pria yang tak dikenal di sebelah kanan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved