Asmaul Husna

Wajib Diketahui, ini 10 Asmaul Husna, Makna dan Artinya

Berikut ini adalah 10 Asmaul Husna yang merupakan nama-nama Agung dari Allah SWT. 

Istimewa
Wajib Diketahui, ini 10 Asmaul Husna, Makna dan Artinya 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Berikut ini adalah 10 Asmaul Husna yang merupakan nama-nama Agung dari Allah SWT. 

Asmaul Husna wajib diketahui oleh umat Islam.

Sebagai umat Islam, Muslim diwajibkan untuk mengetahui 99 nama Allah SWT atau yang disebut sebagai Asmaul Husna

Allah SWT juga memerintahkan setiap hamba-Nya untuk mengucapkan Asmaul Husna yang sesuai dengan keinginan yang diharapkan saat berdoa.

Misalnya, berdoa ingin rezeki lancar, maka sebutlah Asmaul Husna yang ke 17, Ar Razzaq.

Dengan demikian Insyaalah doa kita akan dikabulkan oleh Allah SWT.

1. Al-Basith

Al Basith punya arti Zat Yang Melapangkan. Biasanya Asmaul Husna ini dikaitkan pada urusan rezeki.

Sebab di Al Quran, Asmaul Husna disebutkan dalam ayat-ayat yang berkaitan dengan rezeki.

2. Al Muqit

Al Muqit berarti Yang Maha Memelihara. Ya, Allah adalah yang memelihara segala sesuatu, baik di bumi maupun di langit.

Dari sisi ini, Al Muqit, sebagaimana diartikan oleh al-Ghazali, adalah pemberi atau penyampai makanan kepada makhluk-Nya agar mereka dapat bertahan hidup.

Dengan kata lain, Al Muqit berarti yang memelihara dan menjaga makhluk-Nya secara saksama dengan memberi mereka sesuatu yang dapat mempertahankan hidup mereka.

3. Ar Rauf

Ar Rauf artinya adalah Allah Yang Maha Belas Kasih. Secara bahasa, Ar Rauf memiliki arti lemah lembut dan kasih sayang.

Sedangkan secara istilah, Ar Rauf ialah bersikap baik hati, lembut, sabar, dan belas kasih untuk menunjukkan kasih sayang.

Allah Ar Rauf menganugerahkan rahmat-Nya yang melimpah kepada orang-orang yang menghubungkan diri kepada-Nya dengan berbuat amal saleh.

4. Al Karim

Secara bahasa, Al Karim mempunyai arti Yang Maha Mulia, Yang Maha Dermawan atau Yang Maha Pemurah.

Secara istilah, Al Karim diartikan bahwa Allah SWT Yang Maha Mulia lagi Maha Pemurah yang memberi anugerah atau rezeki kepada semua makhluk-Nya.

Dapat pula dimaknai sebagai Zat yang sangat banyak memiliki kebaikan, Maha Pemurah, Pemberi Nikmat dan keutamaan, baik ketika diminta maupun tidak.

Asmaul Husna Al Karim disebutkan dalam Al Quran, diantaranya surat An Naml Ayat 40:

Qalallazi 'indahụ 'ilmum minal-kitabi ana atika bihi qabla ay yartadda ilaika tarfuk, fa lamma ra`ahu mustaqirran 'indahụ qala haza min fadli rabbi, liyabluwani a asykuru am akfur, wa man syakara fa innama yasykuru linafsih, wa mang kafara fa inna rabbi ganiyyung karim"

Artinya: “Seorang yang mempunyai ilmu dari Kitab berkata, “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip.” Maka ketika dia (Sulaiman) melihat singgasana itu terletak di hadapannya, dia pun berkata, “Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mengujiku, apakah aku bersyukur atau mengingkari (nikmat-Nya). Barangsiapa bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barangsiapa ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Mahakaya, Mahamulia.”(QS. An Naml: 40)

5. Al Mu'min

Asmaul Husna Al Mu'min secara bahasa berasal dari kata amina yang berarti pem- benaran, ketenangan hati, dan aman.

Allah SWT Al Mu'min artinya Dia Maha Pemberi rasa aman kepada semua makhluk-Nya, terutama kepada manusia.

Melalui sifat ini, Allah SWT memerintahkan agar manusia tidak mencampuradukkan antara keimanan dan kezaliman, serta memberikan ketenangan batin kepada orangn lain, khususnya kepada karib kerabat.

Asmaul Husna Al Mu'min disebutkan dalam Al-Quran diantaranya dalam surat Al-Hasyr ayat 23, berikut artinya:

“Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Maharaja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan,” (QS Al Hasyr 23)

6. Al Wakil

Asmaul Husna Al Wakil artinya Maha Mewakili atau Pemelihara.

Al Wakil (Yang Maha Mewakili atau Pemelihara), yaitu Allah SWT yang memelihara dan mengurusi segala kebutuhan makhluk-Nya, baik itu dalam urusan dunia maupun urusan akhirat.

Allah memilih manusia sebagai khalifah yang berfungsi memimpin, mengelolah, menjaga, merawat dan melestarikan lingkungan.

Melalui sifat ini, manusia diharapkan mampu melaksanakan tugas sebagai khalifah dengan penuh tanggung jawab, serta menjadikan Allah SWT sebagai satu-satunya pelindung dan penolong.

Asmaul Husna Al Wakil disebutkan dalam Al Quran, diantaranya Surat Ali Imran ayat 173:

"Allazina qala lahumun-nasu innan-nasa qad jama'ụ lakum fakhsyauhum fa zadahum imanaw wa qalụ ḥasbunallahu wa ni'mal-wakil"

Artinya: (Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung".

7. Al Matin

Al Matin artinya Maha Kokoh.

Allah SWT adalah Maha Sempurna dalam kekuatan dan kekokohan-Nya.

Kekokohan dalam prinsip sifat-sifat-Nya. Allah SWT juga Maha Kokoh dalam kekuatan-kekuatan-Nya.

Dalam Al Quran, arti Al Matin ini disebutkan dalam surat Az Zaariyaat ayat 58.

"Innallaha huwarrazzaqu zulquwwatilmatin"

Artinya: Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat kokoh. (QS AZ-Zaariyaat/51:58).

8. Al Jami

Al Jami secara bahasa artinya Yang Maha Mengumpulkan atau Yang Maha Menghimpun.

Yaitu Allah SWT Maha Mengumpulkan/Menghimpun segala sesuatu yang tersebar atau terserak.

Allah SWT Maha Mengumpulkan apa yang dikehendaki-Nya dan di mana pun Allah SWT berkehendak.

Allah SWT berfirman dalam Al Quran Surat Ali Imran Ayat 9 sebagai berikut:

Rabbana innaka jami'un-nasi liyaumil la raiba fih innallaha la yukhliful-mi'ad

Artinya: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya”. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.(Q.S. Ali Imrān/3:9)

Melalui sifat Allah SWT ini, manusia diharapkan senantiasa beribadah kepada Allah dan berbuat baik kepada sesama, serta mampu bersikap jujur, tabligh, amanah, serta istiqamah dalam Islam.

9. Al Adl

Asmaul Husna Al Adl artinya Maha Adil.

Keadilan Allah SWT bersifat mutlak, tidak dipengaruhi oleh apa pun dan oleh siapa pun.

Keadilan Allah SWT juga didasari dengan ilmu Allah SWT yang Maha Luas.

Dengan demikian, tidak mungkin keputusan-Nya itu salah.

Asmaul Husna Al Adl dimaknai Allah merupakan dzat yang memberikan keadilan sempurna, yakni benar dan merata kepada seluruh makhluk-Nya.

Asmaul Husna Al Adl disebutkan dalam Al Quran surat Al An’am ayat 115:

"Wa tammat kalimatu rabbika sidqaw wa 'adla, la mubaddila likalimatih, wa huwas-sami'ul-'alim"

Artinya: Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Quran) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dialah yang Maha Mendenyar lagi Maha Mengetahui.

10. Al Akhir

Asmaul Husna Al Akhir artinya Yang Maha Akhir yang tidak ada sesuatu pun setelah Allah SWT Dia Maha Kekal tatkala semua makhluk hancur, Mahakekal dengan kekekalan-Nya.

Adapun kekekalan makhluk-Nya adalah kekekalan yang terbatas, seperti halnya kekekalan surga, neraka, dan apa yang ada di dalamnya.

Surga adalah makhluk yang Allah SWT ciptakan dengan ketentuan, kehendak, dan perintah-Nya.

Dijelaskan dalam Alquran Surat Al Hadid ayat 3:

"Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu,"

Berbagai macam cara dilakukan orang untuk mengenal Allah SWT salah satunya dengan mempelajari sifat-sifat-Nya, mempelajari nama-nama-Nya yang terdapat dalam Asmaul Husna.

( Tribunpekanbaru.com )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved