Selasa, 7 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sholawat

Bacaan Sholawat Wahidiyah Latin, Arab dan Cara Mengamalkannya

bacaan Sholawat Wahidiyah lengkap teks latin, arab dan cara mengamalkannya yang ditulis pertama kali oleh K.H. Abdoel Madjid Ma'roef .

Editor: Muhammad Ridho
ist
Bacaan Sholawat Wahidiyah Latin, Arab dan Cara Mengamalkannya 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Simak bacaan Sholawat Wahidiyah lengkap teks latin, arab dan cara mengamalkannya.

Sholawat Wahidiyah ditulis pertama kali oleh K.H. Abdoel Madjid Ma'roef pada pertengahan bulan Juli 1959.

Secara umum sholawat wahidiyah berfungsi sebagai pendingin hati yang panas.

Sholawat wahidiyah bertujuan untuk menyembuhkan rasa bingung, takut, resah, dan pada akhirnya mencapai ketenangan hati.

Secara keseluruhan isi ajaran sholawat wahidiyah sangat kenal akan nilai-nilai Tasawuf yakni kesederhanaan, tawadhu, serta peningkatan rasa ilahiah.

Biasannya, pada saat mengamalkan sholawat wahidiyah, para pengamalnya akan menangis tersedu-sedu secara massal karena menyadari serta mengakui dosa-dosanya.

Untuk mengamalkan Sholawat Wahidiyah, muslimin juga diminta untuk mengakui dosa-dosanya secara jujur, baik bagi diri sendiri, orang tua, guru, murid, pemimpin, dan sesama makhluk.

Kesadaran dan penyesalan diri inilah yang disebut sebagai mujahadah atau pengakuan tulus yang harus dilakukan oleh para pengamalnya sebelum mencapai pada ketenangan hati yang hakiki.

Namun, ajaran Sholawat Wahidiyah dianggap sesat karena para tokoh NU pada umumnya melihat sholawat ini mengemban corak tasawuf falsafi yang ditentangnya secara keras.

Di saat yang sama, para ulama ini tarekatnya bercorak pada tasawuf akhlaqi atau sunni. Otomatis, mereka menganggap ajaran ini sebagai ajaran yang sesat.

Berikut bacaan Sholawat Wahidiyah yang berisi doa-doa sholawat Nabi seperti yang tertulis dalam lembaran sholawat wahidiyah, termasuk kaifiyah (cara dan adab/tatakrama) dalam mengamalkannya:

إِلىَ حَضْرَةِ سَـيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلىَ الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ ألْفَاتِحَةْ

Ilaa hadlroti sayyidinaa muhammadin shollalloohu’alaihi wassalam, alfaatihah ! (membaca surat al-fatihah 7x)

Artinya: Di hadiyahkan ke haribaan Junjungan kami Nabi Besar Muhammad Shollallohu ‘alaihi Wasallam. Al-Fatihah.

وَإِلىَ حَضْرَةِ غَوْثِ هَذَاالزَّمَانِ وَسَآئِرِ أَوْلِيَآءِ اللهِ رَضِيَ الله ُتَعَالىَ عَنْهُمْ ألْفَاتِحَةْ

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved