Rabu, 6 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Rektor UNRI Cabut Laporan

Respons Mahasiswa Unri Usai Laporan Dicabut Rektor, Berharap ke Depan Ruang Diskusi Lebih Terbuka

Mahasiswa bernama Khariq Anhar, bersyukur akhirnya laporan yang dilayangkan oleh Rektor Unri, Profesor Sri Indarti di Polda Riau resmi dicabut.

Tayang:
Penulis: Rizky Armanda | Editor: M Iqbal
tribunpekanbaru.com
Rektor Universitas Riau (UNRI), Profesor Sri Indarti dan mahasiswa bernama Khariq Anhar memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolda Riau, Senin (13/5/2024). Sri Indarti, akhirnya memenuhi undangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau untuk mencabut laporan terhadap mahasiswa Fakultas Pertanian, Khariq Anhar. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mahasiswa bernama Khariq Anhar, bersyukur akhirnya laporan yang dilayangkan oleh Rektor Universitas Riau (Unri), Profesor Sri Indarti di Polda Riau resmi dicabut, Senin (13/5/2024).

Khariq Anhar sebelumnya dilaporkan oleh Rektor perihal dugaan pencemaran nama baik atas konten video berisi kritikan soal uang kuliah yang disertai narasi soal broker pendidikan.

Khariq berharap, ke depan untuk ruang-ruang diskusi bisa lebih terbuka lagi.

"Kami harap ke depan lebih terbuka lagi ruang-ruang diskusi. Juga kami menginginkan aspirasi kami dan subtansi isi video yaitu terkait UKT direvisi maupun dibatalkan," ungkapnya.

Selain itu, ia menilai pencabutan laporan oleh Sri, sudah semestinya dilakukan.

Baca juga: Rektor UNRI Tak Terima Disebut Broker Pendidikan Lalu Laporkan Akun yang Ternyata Milik Mahasiswanya

"Sudah sepantasnya (laporan dicabut) karena saya dan Bu Rektor sama-sama akademikus. Kami punya hubungan antara pendidik dan juga yang dididik," bebernya.

Ia menilai hal ini sebagai suatu pembelajaran. Ia ingin ke depan, tidak ada lagi ada salah persepsi yang berujung laporan ke pihak berwajib.

"Kami harap ini bisa selesai antara mahasiswa dan pimpinan kampus," terangnya.

Sementara itu, Profesor Sri Indarti, mengaku tak tahu jika akun di media sosial yang mengunggah kritikan soal uang kuliah, merupakan milik mahasiswa.

Itulah mengapa kata Sri, ia akhirnya memilih melaporkan akun tersebut ke Polda Riau.

Terlebih, dalam video yang diunggah, akun tersebut menyebut Sri sebagai 'Broker Pendidikan'.

"Memang tidak tahu (siapa pemiliknya), dan kita tidak punya alat untuk mengetahui siapa pemiliknya. Tapi dengan bantuan kepolisian, akhirnya di ketahui. Dengan profiling tadi disampaikan Pak Kanit, akhirnya diketahui siapa pemiliknya," kata Sri, saat diwawancarai usai mencabut laporannya.

Sri memaparkan, setelah tahu jika akun tersebut ternyata dikelola mahasiswanya sendiri, yakni Khariq Anhar, ia memilih tidak melanjutkan proses hukum dan mencabut laporannya.

"Setelah kita tahu itu adalah mahasiswa kita sendiri, jadi kita tidak melakukan proses (hukum) ini lebih lanjut," ucapnya.

Saat disinggung soal ia merasa tak terima disebut 'Broker Pendidikan', Sri enggan menanggapi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved