Minggu, 26 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Berita Riau

Respons Mahasiswa Unri Khariq Anhar Setelah Mendikbudristek Batalkan Kenaikan UKT

Mendikbudristek Nadiem Makarim membatalkan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tahun 2024. Begini respon Khariq Anhar.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: M Iqbal
Kompas.com
Khariq Anhar, mahasiswa Universitas Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Khariq Anhar, mahasiswa Universitas Riau (Unri) memberikan respons setelah Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim membatalkan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tahun 2024.

Hal ini setelah Menteri Nadiem dipanggil Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (27/5/2024).

Untuk diketahui, Khariq Anhar beberapa waktu lalu pernah dilaporkan oleh Rektor Unri, Profesor Sri Indarti karena memprotes soal kenaikan UKT dengan konten video.

Hanya saja dalam video itu, Khariq Anhar memberikan narasi 'broker Pendidikan' yang membuat Sri tak terima dan melapor ke pihak yang berwajib.

Baca juga: Menteri Nadiem Batalkan UKT, Unri Tunggu Petunjuk Teknis, Bagaimana Nasib Mahasiswa yang Mundur?

Khariq mengaku senang atas keputusan yang diambil Nadiem Makarim membatalkan kenaikan UKT.

"Namun ini bukan berarti Permendikti Nomor 2 tahun 2024 dicabut. Karena yang harusnya dilakukan adalah mencabut aturan yang problematik itu," katanya, 

"Apabila aturan itu tidak dicabut, maka bisa saja terjadi kenaikan UKT di tahun depan. Ini juga kami bingung, bagaimana nasib adik-adik SNBP nyang mengundurkan diri yang memang tidak bisa membayar UKT. Apakah mereka masih bisa berkuliah, bagaimana dengan kebijakan yang sudah dilakukan?" imbuh dia.

Menurutnya, terkait ini belum ada jawaban yang jelas, terlebih potensi untuk kenaikan UKT masih tetap ada.

"Tidak ada penyampaian dari Menteri untuk menurunkan UKT kembali kepada standar yang harusnya bisa didapatkan yang murah, gratis bahkan kalau bisa," bebernya.

Sementara itu, Staf Khusus Bidang Komunikasi Universitas Riau, Ridar Hendri mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih belum mendapatkan informasi terkait hal itu.

"Kami belum dapat informasi tentang itu. Tapi kalau misalnya benar, nanti kita akan ikuti arahan pusat selanjutnya," kata Ridar Hendri saat dikonfirmasi.

Baca juga: Menteri Nadiem Batalkan UKT, Unri Tunggu Petunjuk Teknis, Bagaimana Nasib Mahasiswa yang Mundur?

Dikatakan Ridar Hendri, jika memang sudah pasti secara resmi dibatalkan nanti, biasanya akan ada petunjuk teknis dan juga juklaknya, dan proses itu nantinya akan dilaksanakan oleh pihaknya sesuai arahan dari Kementerian Pendidikan. 

"Kalau sekarang tentu kita belum bisa berandai-andai. Nanti biasanya ada petunjuk teknis selanjutnya bagaimana prosesnya. Tentunya kita mengikuti apa yang terbaik kedepannya untuk semua pihak," tuturnya.

( Tribunpekanbaru.com /Rizky Armanda)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved