Kamis, 7 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Wanita Muda Tewas Terbakar di Barito

UPDATE Hasil Otopsi Perempuan Muda yang Tewas Terbakar di Barito

sejauh ini Pihak Kepolisian Barito Timur masih belum bisa memberikan keterangan resmi karena masih melakukan penyelidikan.

Tayang:
IST
Mega Ekatni, remaja Barito yang tewas dibakar 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Update kasus wanita muda tewas terbakar di Barito yang bernama Mega Ekatni.

Mega Ekatni yang masih berusia 18 tahun ditemukan tewas di Perkemahan Bangi Wao Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan tengah.

Tubuhnya terbakar oleh kobaran api pada Selasa (9/7/2024) sekitar pukul 13.30 WIB.

Dari informasi yang didapat setelah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Tamiang Layang,

korban kemudian diautopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Selanjutnya pada pukul 23.45 WIB jenazah dibawa ke rumah duka yang terletak di Desa Haringen.

Meski demikian sampai saat ini hasil autopsi yang dilakukan dokter spesialis forensik RSUD Tamiang Layang belum bisa diketahui.

Saat dihubungi oleh Tribunkalteng.com Direktur RSUD Tamiang Layang Vinny Safari mengatakan,

masih belum bisa membeberkan hasil autopsi yang beberapa lalu sudah dilakukan di RSUD Tamiang Layang.

"Untuk penyebab kematiannya (almarhum Mega Ekatni ;red) masih dalam proses karena ada beberapa tahapan yang harus dilaksanakan termasuk pemeriksaan laboratorium," ujar Vinny Safari, Kamis (11/7/2024).

Baca juga: Viral 2 Cewek Nyaris Kena Begal di Jalan Riau-Sumbar, Begini Hasil Tindak Lanjut Polres Kampar

Baca juga: Ternyata Vina Sengaja Dijemput sebelum Pembunuhan , Inilah 2 Orang yang Datang ke Rumah Vina

Untuk hasil autopsinya, Vinny mengatakan diperkirakan akan keluar dalam waktu dua minggu dan akan diserahkan kepada pihak penyidik kepolisian.

"Untuk hasilnya pihak penyidik yang menyampaikan kepada publik sesuai kapasitasnya.

Tim forensik akan berusaha semaksimal mungkin melaksanakan tugasnya dalam membantu penyidik," tutup Vinny Safari.

Sedikit informasi, sejauh ini Pihak Kepolisian Barito Timur masih belum bisa memberikan keterangan resmi karena masih melakukan penyelidikan.

Sosok Mega Ekatni

Teman sekaligus sahabat korban, Yenie mengatakan sangat berduka atas meninggalnya korban Mega Ekatni dengan kondisi tidak wajar tersebut.

Bahkan dirinya mengaku sebelum meninggal korban masih sempat membuat story di whatsappnya.

"Saya sangat sangat berdukacita yang mendalam atas kepergian Mega. Bahkan sebelum meninggal, malam tadi masih upload foto saat pelayanan di gereja," ujar Yenie, Rabu (10/7/2024).

Dirinya mengaku, tidak tahu jika story di whatsapp almarhum Mega merupakan story terakhirnya, sebelum keesokan harinya ditemukan meninggal dunia.

Di mata Yenie, Mega yang baru tamat dari SMA Negeri 1 Tamiang Layang dan berencana mengambil kuliah di salah satu perguruan tinggi yang ada di Kota Palangkaraya.

Baca juga: Bungkam Hotman Paris, Kuasa Hukum Pegi Setiawan Jelaskan Isi Putusan Hakim Pra Peradilan

Baca juga: Sempat Teriak Minta Tolong, Yundi Efran Meregang Nyawa dengan Luka Tusuk di Dada

"Mega ini mau ngambil guru agama di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangkaraya, dan bisa dibilang Mega ini adalah remaja yang aktif dalam pelayanan anak maupun pemuda-remaja di gereja," ungkapnya.

Dirinya mengaku, kenal dengan almarhum Mega sudah cukup lama karena satu pelayanan di KPA (Komisi Pelayanan Anak) dan KPRP (Komisi Pelayanan Remaja dan Pemuda).

Selain aktif pelayanan di gereja, katanya, korban juga dikenal memiliki sifat yang baik, ramah dan sopan dalam tutur kata maupun tingkah laku.

"Anak ini juga cepat bergaul dan berinteraksi dengan teman sebaya maupun dengan yang lebihmuda atau lebih tua dari dia," tutup Yenie.

(TRIBUNPEKANBARU.COM)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved