Kakek Nenek Tewas di Jonggol

Opa Oma di Jonggol Itu Bertahan Hidup dengan Bantuan Tetangga dan Gereja Hingga Tewas Membusuk

Adiknya dan tetangga serta jemaat gereja lah yang peduli mengurus Hans dan Rita hingga bisa bertahan hidup.

Facebook
Cara Hans Tomasoa Bertahan Hidup Selama Ditelantarkan Anak 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sepasang lansia ditemukan tewas dengan kondisi jasad yang mulai membusuk.

Lansia yang bertempat tinggal di Jonggol itu kini menjadi sorotan publik.

Sebab, sehari-hari mereka bertahan hidup mengandalkan bantuan orang lain.

Sementara ketiga anaknya hingga kini belum muncul.

Publik pun mempertanyakan bagaimana kedua lansia pasutri tersebut bisa bertahan hidup tanpa diurus anak-anaknya.

Kini, terungkap cara bertahan hidup lansia pasutri bernama Hans Tomasoa dan Rota Tomasoa tersebut tanpa bantuan ketiga anaknya.

Hans Tomasoa merupakan mantan pelaut, usianya 83 tahun.

Sedangkan istrinya, Rita Tomasoa Wattimena adalah mantan penyiar radio RRI.

Baca juga: Viral, Banyak Mahasiswa yang Terjaring Razia Polda Riau di Angels Wing Pekanbaru Kamis Dini Hari

Baca juga: Warga di Riau Tewas Diterkam Harimau: Tahun 2019 Ada Kisah Petani Selamat Meski Sudah Bertatapan

Hans dan Rita ditemukan tewas dalam kamar rumahnya di Perumahan Citra Indah Bukit Raflesia, Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor pada Selasa (16/7/2024).

Informasinya, Rita Tomasoa mengalami stroke.

Hans Tomasoa lah yang selalu merawatnya.

"Diduga dalam keadaan sakit," kata Kapolsek Jonggol Kompol Wagiman.

Padahal Hans dan Rita memiliki 3 orang anak laki-laki.

"Keterangan saksi demikina, sudah lama dia tingga di situ, berdua saja," kata Kompol Wagiman.

Sayangnya hingga kini polisi masih belum menemukan kejelasan atas keberadaan anak-anak Hans Tomasoa dan Rita Tomasoa.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved