Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Razia Tempat Hiburan di Pekanbaru

Seratusan Orang Terjaring Razia Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Langsung Dites Urine

Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau tengah mengidentifikasi sejumlah tempat hiburan malam yang disinyalir jadi tempat peredaran narkoba.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Sesri
Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda
Polisi saat merazia tempat hiburan malam Angel’s Wing di Kota Pekanbaru, Kamis (18/7/2024) dini hari. Mirisnya, banyak ditemukan pengunjung berstatus mahasiswa 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, kembali merazia tempat hiburan malam yang ada di Kota Pekanbaru, Kamis (18/7/2024) dini hari.

Ada dua lokasi tempat hiburan malam yang disasar petugas.

Di antaranya, Angel's Wing yang ada di Jalan Jenderal Sudirman dan Grand Dragon di Jalan Kuantan Raya.

Dari dua lokasi ini, total ada seratusan orang yang terjaring.

Antara lain, 150 orang di lokasi Angel's Wing dan sekitar 30-an orang di Grand Dragon.

Mereka seluruhnya menjalani pemeriksaan atau tes urine untuk mengetahui apakah mengonsumsi narkoba atau tidak.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Manang Soebeti mengatakan, razia tempat hiburan malam ini merupakan bagian dari Operasi Antik yang sedang dilaksanakan jajaran Polda Riau.

Manang menuturkan, kegiatan ini menjadi upaya preventif kepolisian untuk mengantisipasi adanya peredaran barang haram.

Baca juga: Viral, Banyak Mahasiswa yang Terjaring Razia Polda Riau di Angels Wing Pekanbaru Kamis Dini Hari

Baca juga: 16 Pengunjung MP Club Pekanbaru yang Terjaring Razia dan Positif Narkoba Diserahkan ke Panti Rehab

Dikatakannya, pihaknya kini tengah mengidentifikasi sejumlah tempat hiburan malam yang disinyalir jadi tempat peredaran narkoba.

"Di luar itu kami juga selalu melakukan tindakan represif, baik (pelaku) penyalahguna dan pengedar sabu maupun ekstasi. Terhadap para pengguna di tempat hiburan malam pun kami terus lakukan penyisiran," ungkap Manang.

"Tapi target utama kita nanti tetap jaringan narkoba. Tindakan ini akan terus kami lakukan selama operasi antik maupun di luar operasi. Namun target tetap jaringan. Terhadap pengguna diberikan edukasi dan rehabilitasi," tandasnya.

( Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved