Kasus Vina Cirebon
Dulu Iptu Rudiana Dibela Mati-matian Sampai Disuruh Sumpah Pocong, Kini Aryanto Sebut Bukti Kurang
Mati-matian bela Iptu Rudiana, Penasihat Ahli Kapolri Komjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi kini tak yakin soal bukti kasus Vina Cirebon.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Mati-matian bela Iptu Rudiana, Penasihat Ahli Kapolri Komjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi kini tak yakin soal bukti kasus Vina Cirebon.
Aryanto Sutadi pernah bikin heboh saat mengatakan kasus Vina Cirebon itu tidak terjadi apa-apa, tidak ada keributan.
Namun, keributan mulai terjadi ketika ada film Vina Sebelum 7 Hari dirilis.
Aryanto mengatakan bahwa ada banyak kejanggalan di dalam kasus ini.
Ia sempat menduga kasus ini mengarah ke kasus pembunuhan.
Namun Purn Penasihat Ahli Kapolri ini tak bisa membuktikan kasus Vina Cirebon merupakan pembunuhan.
Padahal sebelumnya ia bahkan menyarankan Iptu Rudiana untuk melakukan sumpah pocong.
Aryanto sebelumnya meyakini kalau Vina dan Eky tewas karena dibunuh.
Namun saat ditantang menyebutkan bukti pembunuhan, dirinya terang-terangan mengaku tak bisa.
Tantangan kepada Aryanto Sutadi itu disampaikan oleh Kuasa Hukum Saka Tatal, Farhat Abbas.
"Saya berani nantang Pak Aryanto, berani gak menunjukkan dua alat bukti yang membuat bapak yakin itu adalah peristiwa pembunuhan dan pemerkosaan," kata Farhat Abbas dikutip dari tvOneNews, Jumat (2/8/2024).
Farhat Abbas pun membantah kalau pihaknya sedang berusaha membelokkan kasus pembunuhan dan pemerkosaan ini jadi kecelakaan lalu lintas.
"Dari awal aja dalam berkas ada olah TKP yang awalnya laporan polisi tentang kecelakaan lalu lintas sudah ada, tinggal meyakinkan pada hakim," jelasnya.
Apalagi kata dia, beberapa saksi kunci seperti Liga Akbar dan Dede sudah mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mereka delapan tahun lalu.
Menanggapi tantangan Farhat Abbas, Aryanto Sutadi pun mengaku tidak bisa membuktikannya.
"Saya gak bisa menunjukkan wong saya gak ikut dalam persidangan ini kok," kata dia.
Namun Aryanto meyakini kasus Vina Cirebon merupakan pembunuhan, bukan kecelakaan.
Hal itu kata dia, sudah dibuktikan dalam persidangan 8 tahun lalu.
"Dan itu (buktinya) sudah pasti ada di sana," tandasnya.
Meski begitu, Aryanto Sutadi mengakui bahwa pada persidangan 8 tahun lalu buktinya masih kurang.
"Walaupun buktinya mungkin kurang lengkap, tapi itulah yang diambil keputusan oleh hakim. Akhirnya beliau memutuskan ini adalah kasus pembunuhan," jelas dia.
Aryanto pun menegaskan bahwa dirinya membela Iptu Rudiana bukan arahan dari Polri.
"Saya hanya menyampaikan pandangan saya berdasarkan pengalaman saya sebagai polisi. Kalau melihat kasus seperti ini, kira-kira apa yang sebetulnya terjadi," kata Aryanto.
Sebab menurut dia, informasi yang ada di publik tidak sepenuhnya benar.
"Jangan hanya percaya pada media-media yang asal ngomong saja. Karena banyak pakar yang ngomong itu hanya dapat informasi sepotong, kemudian dijadikan ini (opini)," pungkas Aryanto.
Bela mati-matian
Sebelumnya, Aryanto mengaku telah membela mati-matian Iptu Rudiana.
Itu ia sampaikan saat menelepon Rudiana.
Kepada Aryanto, Iptu Rudiana blak-blakan soal pemeriksaan yang ia lakukan terhadap 8 pemuda yang ia amankan.
"Eh kamu jangan bohong ya, saya udah merjuangkan kamu mati-matian bahwa ini perlu dicari kebenarannya," kata Aryanto Sutadi menirukan ucapannya pada Iptu Rudiana, dikutip dari tvOneNews.
Rupanya, Iptu Rudiana mengaku hanya memeriksa pada terpidana itu selama 15 menit.
"Enggak pak, saya hanya 15 menit," kata Aryanto menirukan ucapan ayah Eky.
Lalu Aryanto Sutadi pun memastikan apakah Iptu Rudiana melakukan pemukulan atau tidak.
"Kemudian gimana? Mereka kamu gebukin atau anak-anak ada yang gebukin?," tanya Aryanto lagi.
Iptu Rudiana pun membantah melakukan penganiayaan kepada para terpidana.
"Nggak, nggak ada kita kebukin. Orang cuma 15 menit kemudian kita dari keterangan itu saya lapor ke Polresta, saya bikin LP itu ndan," tuturnya lagi.
Aryanto juga mengaku menyarankan Iptu Rudiana untuk sumpah pocong.
"Saya malah suruh, kalau saya jadi kamu ya Rud, kamu sumpah pocong di depan media," kata Aryanto Sutadi.
Benar saja, di samping Hotman Paris, Iptu Rudiana mengaku siap sumpah pocong.
Ia mengatakan kalau Eky anaknya benar telah dibunuh.
"Tujuh turunan saya mati kalau saya bohong," kata Rudiana.
PILU, 7 Terpidana Seumur Hidup Kasus Vina Cirebon Frustasi, Lukai Diri Sendiri, Sudirman Makin Kurus |
![]() |
---|
Bikin Sedih, Dengan Tangan Diborgol Hadi Saputra Terpidana Kasus Vina Bersimpuh di Pusara Ayah |
![]() |
---|
Nasib Pertunangan Rivaldy Terpidana Kasus Vina Cirebon dengan Yuli , 'Kami sama-sama Bertahan' |
![]() |
---|
PK Terpidana Kasus Vina Cirebon Ditolak MA, Penasehat Ahli Kapolri : Saya Lega PK Ditolak, Tapi. . . |
![]() |
---|
Komisi III DPR RI Harus Panggil Kapolri, Tanyakan soal Timsus Kasus Vina dan Pelaporan Iptu Rudiana |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.