Selebgram Dianiaya Suami

Polisi Datangi Rumah Cut Intan Nabila, tapi Armor Toreador Tak Ada: Disuruh Ibunya Pergi Keluar Dulu

Apabila terbukti bersalah, maka hukuman pidana akan menanti Armor Treador untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Suasana kediaman Cut Intan Nabila, selebgram asal Bogor jadi korban KDRT oleh suaminya, Selasa (13/8/2024). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Update kasus Selebgram Dianiaya Suami.

Korban adalah Cut Intan Nabila yang merupakan selebgram asal Bogor.

Dia menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri, Armor Toreador.

Saat ini, Polisi sudah sampai di rumah Armor Toreador dan Cut Intan Nabila.

Terlihat sejumlah anggota kepolisian dari Polsek Sukaraja, maupun jajaran Unit Perlindungan Perempuan (PPA), Reskrim, serta tim Inafis tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tak lama berselang korban didampingi oleh sejumlah kerabatnya pergi meninggalkan rumah bertolak menuju rumah sakit guna melakukan visum dan melaporkan kejadian ini ke Mapolres Bogor.

Sementara itu, tak terlihat suami dari korban yakni Armor Treador mendampingi istri yang telah dianiyanya.

"Untuk suaminya tadi kami dapat informasi dari Binmas juga tadi siang itu ibunya si suami kesini jadi, ibunya menyarankan keluar dulu biar jangan terjadi pertengkaran lagi," ujar Kapolsek Sukaraja, Kompol Birman Simanullang, Selasa (13/8/2024).

Kompol Birman Simanullang mengatakan, saat ini perkara tersebut ditangani oleh Unit PPA Polres Bogor.

Baca juga: Suka KDRT,Hobi Selingkuh, Hutang Miliaran: Cut Intan Nabila Tak Tahan dengan Kelakuan Armor Toreador

Baca juga: Diperiksa dengan 32 Pertanyaan, Pengacara Saka Tatal Jelaskan Kronologi Sebenarnya: Aep Terpojok

Apabila terbukti bersalah, maka hukuman pidana akan menanti Armor Treador untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Itu pasti diupayakan untuk segera ditangkap karena ini murni tindak pidana," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang selebgram diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya.

Video dugaan kekerasan itu diunggah oleh akun Instagram @cut.intannabila dengan jumlah followers sebanyak 358 ribu.

Dalam unggahan video tersebut, memperlihatkan rekaman Cctv ketika korban dan suaminya sedang duduk di atas ranjang kamarnya.

Kemudian juga terdengar suara korban menangis di depan suaminya yang terus memegangi handphone di samping bayinya.

Tak lama kemudian mereka memperebutkan handphone tersebut sambil terlibat cekcok yang disusul dengan aksi kekerasan.

Terlihat korban mendapat pemukulan pada bagian punggung tubuhnya bertubi-tubi dari sang suami yang begitu emosi.

Dalam keterangan unggahannya, korban menerangkan sudah berumah tangga selama lima tahun dan mengaku KDRT ini bukanlah yang pertama kali diterimanya dan mengaku memiliki puluhan bukti video lain.

"Banyak nama wanita yang mewarnai rumah tangga saya, beberapa bahkan teman saya. Sudah berkali-kali saya maafkan tapi tak terbuka hatinya, ternyata benar perselingkuhan dan KDRT tidak akan pernah berubah," cuitan unggahan @cut.intannabila.

Korban mengaku terus bertahan menghadapi ujian yang berat ini karena anak.

"Maafkan saya jika selama ini menutup diri, membuat beberapa konten menyinggung, saya seorang diri tidak pernah membuka aib rumah tangga saya, saya jaga martabatnya, hari ini saya sudah tidak bisa menahan semua sendiri," tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun korban berdomisili di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Pihak kepolisian pun sedang melakukan pengecekan terhadap kasus ini.

"Iya benar di Desa Cikeas, anggota sedang ke sana," ujar Kapolsek Sukaraja, Kompol Birman Simanullang saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Selasa (13/8/2024).

(TRIBUNPEKANBARU.COM)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved