Minggu, 26 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pilkada Jabar

2 sampai 3 Hari Proses sampai Anies Baswedan Maju di Pilkada Jabar , Tapi Gagal Gara-gara Cawe Cawe

Padahal sudah deal mau maju di Pilkada jabar . Namun , tiba tiba batal . Siapa yang menjegal Anies di Pilkada 2024 ?

Editor: Budi Rahmat
Yolanda Putri Dewanti/Warta Kota
Anies Baswedan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Ada proses dua sampai tiga hari sebelum Anies Baswedan setuju maju di Pilkada Jawa Barat .

Pendekatan juga sudah dilakukan PDI Perjuangan . Dengan fix nya Anies maju di Jawa Barat , maka itu sebagai pengobat ketika ia gagal diusung di DKI Jakarta .

Namun , siapa yang menyangka , saat Anies sudah dinanti-nantinkan , ternyata ia tak kunjung datang saat pendaftaran di KPU Jabar .

Nah , ini menjadi pertanyaan besar . Ada apa dengan Anies ?

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono pun buka suara. ia mengungkapkan fakta yang terjadi setelah Anies gagal maju di Pilkada Jabar.

Tanpa basa basi , Ono menyebutkan sosok yang bernama Mulyono dan geng nya yang jadi perusak rencana Anies maju di Pilkada Jabar.

Ia pun menjelaskan sosok-sosok yang menggagalkan Anies maju di Pilkada Jabar

Ono mengatakan Anies Baswedan sempat menyetujui untuk maju di Pilkada Jabar 2024 melalui PDIP. 

Namun pada hari terakhir pendaftaran Anies Baswedan digadang-gadang menolak untuk maju di Pilgub Jabar. 

“Tentunya ada sebuah proses, mungkin 3 hari atau 2 hari yang lalu terakhir kami mendapatkan kabar bahwa Pak Anies Baswedan bersedia diusung oleh PDIP Perjuangan untuk maju di Jawa Barat.,” kata Ono di KPUD Jabar, Jumat (30/8/2024). 

Ono secara blak-blakan menyebut Anies dihambat untuk bisa mencalonkan diri di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. 

“Ya, ada penjegalan. Tidak secara spesifik saya sampaikan, tapi kan sudah kita bisa lihat Pak Anies dijegal di DKI dan ini juga terjadi di Jawa Barat teman-teman bisa menafsirkan sendiri dan bentuknya seperti apa,” kata dia. 

Ono menyebut, upaya penjegalan tersebut dilakukan oleh Mulyono and Geng. 

Sebelumnya, nama Mulyono ramai diperbincangkan di sosial media sebagai nama dulu Presiden RI Jokowi Dodo. 
“Tapi fakta itu (dijegal) yang kita alami bersama,” ujarnya. 

Ono secara tegas meminta Mulyono jangan cawe-cawe di Pilkada. 

“Mulyono jangan cawe-cawe lagi di Pilkada, biarkan rakyat mempunyai pilihan sesuai dengan hati nuraninya,” kata Ono.  

Disinggung perihal restu dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ono menyebut hal tersebut bagian dari kewenangan DPP Partai. 

“Kami di Jawa Barat tentunya sangat mempunyai keinginan Pak Anies diusung di Jawa Barat. Setelah beliau tidak jadi diusung di DKI dan kami tidak tahu cara persis proses yang dilakukan oleh DPP, dan ibu ketua umum.” 

PDIP Jabar resmi mengusung Jeje Wiradinata dan Ronald Ronal Surapradja untuk maju di kontestasu  Pilkada Jabar 2024. 

“Alhamdulillah PDI perjuangan menjadi partai yang terakhir mendaftarkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat yaitu Bapak Jeje Wiradinata dan untuk calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur adalah Bapak Ronal. Tadi kami telah menerima tanda terima dari KPU dan dinyatakan lengkap,” ujar Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono, di KPUD Jabar, Jumat (30/8/2024). 

Ono menyebut, pasangan calon yang diusung oleh PDI Perjuangan pasti mengejutkan banyak pihak. 

“Ini pasangan yang ideal karena Pak Jeje Bupati Pangandaran 2 periode, saat ini pun masih menjabat, tentu beliau hafal permasalahan Jabar,” katanya.  (*)

( Tribunpekanbaru.com )

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved